Temui Jokowi, PP Muhammadiyah Minta Omnibus Law UU Cipta Kerja Ditunda

    Ferdian Ananda - 22 Oktober 2020 04:28 WIB
    Temui Jokowi, PP Muhammadiyah Minta Omnibus Law UU Cipta Kerja Ditunda
    Ilustrasi undang-undang. Medcom.id
    Jakarta: Sejumlah perwakilan PP Muhammadiyah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka meminta penundaan pelaksanaan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

    Sekjen Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan dalam pertemuan Jokowi menjelaskan terkait latar belakang, materi, dan peran strategis dalam peningkatan ekonomi di Indonesia. Jokowi juga menegaskan sikap dan pandangan terkait banyaknya kritik dari masyarakat.

    "Terhadap kritik tersebut Presiden menegaskan posisinya tidak akan menerbitkan Perppu, tetapi membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk kemungkinan merevisi materi UU Cipta Kerja yang bermasalah," kata Abdul Mu'ti dalam keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Presiden mengakui komunikasi politik antara pemerintah dengan masyarakat terkait UU Ciptaker kurang dan perlu diperbaiki. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengapresiasi sikap presiden dan keterbukaan berdialog dengan PP Muhammadiyah dan berbagai elemen masyarakat.

    PP Muhammadiyah juga menyampaikan catatan dan masukan tertulis yang diserahkan langsung kepada presiden. "Untuk menciptakan situasi yang tenang dan kemungkinan perbaikan, PP Muhammadiyah mengusulkan agar presiden menunda pelaksanaan UU Cipta Kerja sesuai peraturan yang berlaku," tutur Mu'ti.

    Dia menuturkan di Indonesia terdapat beberapa undang-undang yang ditunda pelaksanaannya karena berbagai alasan. Misalnya kesiapan dan penolakan dari masyarakat.

    "Terhadap masukan tersebut, presiden menyatakan akan mengkaji dengan saksama," beber Mu'ti.

    Hadir dalam pertemuan itu, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Sutrisno Raharjo. Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id