Jelang Reshuffle Kabinet, Ini 3 Menteri yang Dinilai Buruk oleh Masyarakat

    Sri Yanti Nainggolan - 14 April 2021 16:00 WIB
    Jelang <i>Reshuffle</i> Kabinet, Ini 3 Menteri yang Dinilai Buruk oleh Masyarakat
    Ilustrasi Kabinet Indonesia Maju. MI/Ramdani



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak jajaran menteri (reshuffle) Kabinet Indonesia Maju pekan ini. Berbagai spekulasi siapa menteri yang akan diganti bermunculan. 

    Survei dari Indonesia Political Opinion (IPO) merilis tiga menteri dengan kinerja terburuk. Mereka dianggap layak untuk di-reshuffle.






    Survei tersebut menunjukkan bahwa Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly berada di peringkat teratas. Tingkat ketidakpuasan responden terhadap kinerja politikus PDI Perjuangan itu mencapai 50,2 persen.

    Disusul Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah. Tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mencapai 45 persen.

    "Ini kalau diasumsikan atau dikaji lebih dalam, nama-nama ini sebetulnya adalah nama-nama yang berkaitan dengan program-program selama pandemi," kata Direktur IPO Dedi Kurnia Syah dalam diskusi virtual, Sabtu, 10 April 2021.
     
    Kemudian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berada di posisi ketiga. Tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja politikus Golkar itu mencapai 40,4 persen.

    IPO melakukan survei terhadap 1.200 responden pada akhir Maret hingga awal April 2021. Survei bertajuk Refleksi Penanganan Pandemi dan Konstelasi Politik 2024 menggunakan multistage random sampling untuk penentuan responden.
     
    Tingkat akurasi data berada di kisaran 97 persen. Dengan margin of error survei 2,50 persen.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id