KSP: Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

    Nur Azizah - 12 November 2020 15:47 WIB
    KSP: Tidak Ada Kriminalisasi Ulama
    Kepala Staf Presidenan Moeldoko/Antara.
    Jakarta: Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko tak sepakat dengan istilah kriminalisasi ulama yang sering digaungkan beberapa kelompok. Moeldoko menegaskan pemidanaan secara sengaja hanya diterapkan untuk individu atau kelompok yang bersalah.

    "Sebenarnya tidak ada istilah kriminalisasi ulama. Kita tidak mengenal istilah itu. Kita juga tidak mau ulama dikriminalisasi. Negara itu melindungi segenap bangsa. itu tugas negara," tegas Moeldoko di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 12 November 2020.

    Moeldoko menyebut penggunaan istilah tersebut bisa berdampak buruk. Padahal, negara tidak pernah mengkriminalisasi ulama.

    "Kadang untuk membangun sebuah emosi, istilah-istilah itu dikedepankan," ujarnya.

    Moeldoko menyampaikan negara tetap harus menegakkan aturan melalui jalur hukum. Bila tidak, negara akan kacau.

    "Siapa yang kena law enforcement itu? Ya mereka yang salah. Jadi terus jangan dibalik, negara atau pemerintah mengkriminalisasi ulama. Tidak. Yang dikriminalkan adalah mereka yang salah dan itu ada bukti-buktinya," kata dia.

    Sebelumnya, Imam Besar organisasi masyarakat Front Pembela Islam Rizieq Shihab menyatakan siap berekonsiliasi dengan pemerintah. Namun, pemerintah harus membebaskan beberapa tahanan polisi, seperti Abu Bakar Baasyir dan Bahar bin Smith.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id