Mahfud Dorong Kolaborasi ASEAN dalam Pemulihan Pascapandemi

    Antara - 03 Agustus 2021 01:38 WIB
    Mahfud Dorong Kolaborasi ASEAN dalam Pemulihan Pascapandemi
    Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Nur Azizah



    Jakarta: Menko Polhukam Mahfud MD mendorong kerja sama negara-negara Asia Tenggara. Hal ini diperlukan pada koordinasi lintas pilar dalam implementasi ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) untuk pemulihan pascapandemi covid-19.
     
    "Dewan Masyarakat Pilar Polkam (APSC) harus mendukung peran ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) di ACRF untuk mengarusutamakan hak asasi manusia dalam proses pemulihan pascapandemi menuju kawasan yang tangguh," kata Mahfud saat Pertemuan ASEAN Political Security Community Council (APSC Council) ke-23 via daring, Senin, 2 Agustus 2021.

    Menurut dia, hal itu akan membuat kolaborasi ASEAN yang lebih kuat dalam pengembangan dan penyediaan vaksin serta obat. Selain isu pandemi, Mahfud mengusung isu kerja sama pemberantasan terorisme di ASEAN dengan mendorong peran aktif badan sektoral ASEAN untuk terus mengimplementasikan Bali Work Plan 2019-2025.
     
    Baca: PPKM Diperpanjang, Wagub DKI Harap Kondisi Membaik

     



    "Bali Work Plan merefleksikan komitmen kita untuk menyinergikan kolaborasi lintas pilar dan lintas sektoral dari 19 badan sektoral untuk menanggulangi meningkatnya radikalisasi dan mencegah ekstremisme yang mengarah pada kekerasan," ujar Mahfud dalam siaran persnya.

    Selain Menko Polhukam, hadir sebagai delegasi Indonesia, yakni Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Acara dihadiri menteri luar negeri 10 negara ASEAN dan Sekjen ASEAN Dato’ Lim Jock Hoi. Pada forum ini, Menko Polhukam menekankan kembali pentingnya kerja sama hukum. 
     
    "Para pemimpin ASEAN punya visi pada tahun 1976 di Bali Concord I untuk membentuk mekanisme ekstradisi. Untuk itu maka kami mendorong seluruh negara anggota ASEAN mendukung proses diskusi ASEAN Seniors Law Officials Meeting Working Group on ASEAN Extradition Treaty yang tengah berlangsung," jelas dia.
     
    Mahfud berharap negara anggota ASEAN dapat mengambil pendekatan yang fleksibel pada negosiasi dalam semangat kerja sama ASEAN. Hal ini untuk mencegah kawasan ASEAN menjadi tempat berlindung kriminal. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id