comscore

Presiden Diminta Segera Berikan Gelar Pahlawan untuk Pejuang Reformasi 98

Achmad Zulfikar Fazli - 09 November 2021 23:35 WIB
Presiden Diminta Segera Berikan Gelar Pahlawan untuk Pejuang Reformasi 98
Barikade 98. Istimewa
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituntut segera menyematkan gelar pahlawan nasional kepada empat pejuang reformasi 1998. Mereka, yakni Elang Mulya Lesmana, Hafidin Royan, Hendriawan Sie, dan Heri Hartanto.

Keempat pejuang yang merupakan mahasiswa Universitas Trisaksi itu menjadi korban saat aksi menuntut Presiden ke-2 RI Soeharto mundur dari jabatannya. Wakil Ketua Umum Barikade 98, Julianto Hendro Cahyono, mengatakan penyematan gelar pahlawan itu penting agar nama mereka bisa masuk dan ditulis dalam buku sejarah di pendidikan sekolah formal.
Julianto ingin pelajar di tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) bisa mengetahui sejarah aksi pergerakan mahasiswa saat melengserkan Soeharto. Selama ini, kata dia, buku sejarah hanya menuliskan lengsernya Soeharto.

"Sementara lengsernya Soeharto itu kan ada rangkaian pergerakan yang dipimpin mahasiswa. Dan, itu tidak ditulis secara benar sesuai fakta," kata Julianto dalam jumpa pers di Kantor Barikade 98, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 9 November 2021.

Julianto menegaskan pemberian gelar pahlawan nasional kepada keempat pahlawan reformasi Universitas Trisakti, Tragedi Semanggi 1, dan 2 merupakan utang sejarah yang harus dituntaskan. Apalagi, Presiden Jokowi sudah berjanji akan merealisasikan.

Setelah keempat mahasiswa pejuang reformasi 98 diberikan gelar pahlawan nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat memasukan ke dalam kurikulum baru di tingkat pendidikan formal.

"Memasukkan dalam kurikulum buku sejarah dari SD, SMP, dan SMA, yang harus dimuat sebagai bagian sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang ditulis secara benar sesuai fakta yang terjadi," ucap Julianto.

Baca: Ingin Jadi Poros Maritim Dunia, Sosok Ratu Kalinyamat Tak Boleh Dilupakan

Julianto mengatakan keempat mahasiswa Trisakti itu baru diberikan penghargaan sebagai pejuang reformasi di zaman Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia meminta Jokowi segera memenuhi janjinya kepada aktivis 98 akan memberikan gelar pahlawan nasional bagi korban aksi Tragedi Semanggi 1 dan 2

"Sementara tingkatan pahlawan nasional dan pejuang itu beda. Kita mengharapkan gelar pahlawan nasional, seperti yang diucapkan Pak Jokowi pada tanggal 18 Juli 2018 di acara Rembuk Nasional aktivis 98 di Kemayoran. Kita menagih janji," kata dia.

Di samping itu, Julianto menyampaikan Barikade 98 akan menyelenggarakan Rakernas dan Pengukuhan 34 pengurus Provinsi se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 13-14 November 2021. Rakernas tersebut mengusung tema, "Merdeka untuk Berdaulat Kawal Demokrasi, dan Jaga Indonesia, serta Indonesia Tumbuh, Indonesia Maju dengan Energi Terbaik".

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id