Sah, Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi Dilanjutkan

    Anggi Tondi Martaon - 22 Juni 2021 15:04 WIB
    Sah, Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi Dilanjutkan
    Ilustrasi rapat paripurna. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: DPR memberikan waktu tambahan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) dan RUU Penanggulangan Bencana. Komisi terkait dipersilakan melanjutkan pembahasan yang sempat tertunda.

    "Maka dalam rapat paripurna hari ini apakah kita dapat menyetujui perpanjangan waktu kedua RUU tersebut sampai dengan Masa Sidang I (2021-2022), setuju, ya?" tanya Ketua DPR Puan Maharani dalam siaran rapat paripurna melalui akun Youtube DPR, Selasa, 22 Juni 2021.

     



    "Setuju," jawab anggota DPR yang mengikuti rapat paripurna secara fisik dan virtual.

    Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyampaikan penambahan sudah dibahas dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada 17 Juni 2021. Penambahan waktu diajukan alat kelengkapan dewan (AKD) terkait.

    (Baca: 4 Poin Penghambat Pengesahan RUU PDP)

    "Komisi VIII DPR meminta perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Penanggulangan Bencana dan pimpinan Komisi I DPR meminta perpanjangan waktu tentang RUU PDP," ujar dia.

    Pembahasan RUU PDP sempat terhenti. Sebab, telah melewati masa waktu pembahasan yaitu tiga kali masa sidang.

    Pembahasan RUU PDP bisa dilanjutkan. Namun, mesti melalui izin pimpinan DPR.

    Ada beberapa kendala pembahasan RUU PDP. Salah satunya perbedaan pandangan terkait pembentukan badan pengawas penggunaan data pribadi masyarakat.
    veri kak

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id