comscore

Legislator Menilai Ada Oknum Sengaja Melawan Kebijakan Ekspor CPO

Antara - 21 Mei 2022 08:41 WIB
Legislator Menilai Ada Oknum Sengaja Melawan Kebijakan Ekspor CPO
Gedung DPR RI. Foto: MI/Barry Fatahilah
Jakarta: Anggota DPR RI Andre Rosiade menduga ada oknum yang sengaja melawan kebijakan presiden terkait ekspor crude palm oil (CPO) dan minyak goreng.

“Bahwa sudah terjadi perlawanan terhadap keputusan pemerintah, itu baru rencana (larangan ekspor) perlawanan sudah dimulai di saat ekspor masih berjalan secara normal," kata Andre dalam  Dialektika Demokrasi dengan tema 'Bagaimana Sikap DPR Menghadapi Mafia Migor' dilansir Antara, Sabtu, 21 Mei 2022.
Baca: Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng, Ini 3 Pesan Penting Jokowi

Dia menganggap kebijakan larangan ekspor menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah gerah dengan upaya yang sudah dilakukan. Andre mencontohkan saat Jokowi mengumumkan larangan ekspor, langsung membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit anjlok. Padahal, ekspor CPO masih sempat berjalan.

Anggota Komisi VI itu mengingat lagi saat ada kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) pada 1 Februari 2022, langsung membuat minyak goreng saat itu langka. Namun, saat Menteri Perdagangan sidak tiba-tiba minyak goreng melimpah.

"Ketika Menteri Perdagangan selesai sidak tiba-tiba minyak goreng langka lagi. Artinya, ada oknum yang sengaja melawan pemerintah. Jadi apa intinya, yang ingin saya gambarkan bahwa dugaan perlawanan oligarki pemerintah itu terlihat jelas, oligarki-oligarki itu melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah itu jelas," paparnya.

Andre menyambut baik langkah Kejaksaan Agung menetapkan Lin Che Wei (LCW) yang menjadi tersangka baru di kasus ekspor CPO. Ia meminta Kejagung terus menelusuri kasus tersebut.

LCW menjadi tersangka kelima dalam perkara yang terjadi antara Januari 2021 sampai Maret 2022.
Tersangka utama, yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana.

Tiga tersangka lain merupakan pihak swasta, yaitu Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA, dan General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas Picare Tagore Sitanggang.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id