RUU Cipta Kerja Dinilai Dapat Menekan Angka Pengangguran

    Achmad Zulfikar Fazli - 06 Juli 2020 19:40 WIB
    RUU Cipta Kerja Dinilai Dapat Menekan Angka Pengangguran
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: DPR diminta segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. RUU itu dibutuhkan untuk menekan angka pengangguran yang masih di atas lima persen.

    "Sangat urgen RUU Cipta Kerja kalau menurut saya. Sebetulnya tidak ada covid pun urgen, Kenapa? Karena tingkat pengangguran kita masih tinggi di atas lima persen," ujar pengamat ketenagakerjaan Indonesian dari Consultant at Lat (IClaw), Hemasari Dharmabumi saat dihubungi, Senin, 6 Juli 2020.

    BPS menunjukkan angka pengangguran terbuka sebesar 5,28 persen pada 2019. Terdapat lima pengangguran dari 100 orang angkatan kerja di Indonesia.

    Hemasari meyakini RUU Cipta Kerja yang tengah dikerjakan DPR dan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja. RUU Cipta Kerja akan tetap melindungi hak pekerja di semua sektor, khususnya buruh.

    "RUU ini adalah rancangan undang-undang untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

    Menurut dia, RUU Cipta Kerja akan berdampak positif bagi buruh. Sebab, buruh akan mendapat pekerjaan.

    "Kalau tingkat pengangguran tinggi itukan negatif buat buruh. Karena kalau dalam situasi pengangguran tinggi, menjadi sulit buat buruh menciptakan kesejahteraannya atau menegosiasikan kesejahteraannya," ujar Hemasari.

    Baca: RUU Ciptaker Lindungi Pekerja dan Dunia Usaha

    Hemasari menjelaskan hukum pasar ketenagakerjaan mengatakan tingkat pengangguran yang tinggi akan membuat kesejahteraan buruh menjadi rendah. Dia mendukung pemerintah menciptakan RUU Cipta Kerja yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan agar pengangguran tidak meningkat.

    "Sekarang pengangguran kita tinggi nih. Kalau pengangguran bisa diatasi, otomatis kesejahteraan akan naik. Kenapa? Sulit pasti bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja. Oleh karena itu posisi tawar buruh lebih baik," ujarnya.

    Hemasari menilai RUU Cipta Kerja juga bisa menarik investasi di dalam negeri. Semakin banyak investasi, semakin membuka peluang orang untuk mendapat pekerjaan.

    "RUU Cipta Kerja ini untuk menciptakan pekerjaan. Pencipta pekerjaan itu perusahaan, bukan buruh. Buruh kan yang mengisi lapangan pekerjaan. Jadi UU ini untuk menarik investasi. Positifnya buat buruh ya berarti yang menganggur semakin sedikit," ujar Hemasari.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id