Mensos Ungkap Akar Ribut-Ribut Penyaluran Bansos

    Fachri Audhia Hafiez - 09 Juli 2020 21:53 WIB
    Mensos Ungkap Akar Ribut-Ribut Penyaluran Bansos
    Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam program NewsMaker Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) tak menampik penyaluran bantuan sosial (bansos) ke masyarakat kerap diwarnai keributan. Terutama saling klaim warga penerima yang tak memperoleh bantuan meski telah terdaftar.

    "Misal dari 100 warga itu yang 60 dapat bansos dari Kemensos dan 40 dari Pemprov. Nah 60 dapat duluan, sisanya kan celingak-celinguk gitu 'saya kok sudah daftar belum dapat, kenapa dan kenapa'. Ramai jadinya," kata Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 9 Juli 2020.

    Juliari menjelaskan, penyaluran bansos sejatinya tak hanya bersumber dari Kemensos. Pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah provinsi (pemprov) juga andil dalam upaya memberikan bantuan yang menjadi bagian penanganan covid-19.

    Selain itu, tidak mungkin keseluruhan warga dalam satu wilayah menerima sumber bansos yang sama. Ia mencontohkan, warga yang menerima bansos dari Kemensos 50 persen dari total penduduk. Sisanya memperoleh dari Pemkab atau Pemprov.

    "Karena memang yang menyalurkan bantuan ke bawah tidak hanya satu kementerian atau satu instansi atau beberapa, tetapi pendataannya satu," ujar Juliari.

    Baca juga: Penyerapan Anggaran Covid-19 Kemensos Sudah 62 Persen

    Penyaluran bansos tidak satu pintu itu diakuinya menjadi rumit. Namun, keberpihakan semua unsur pemerintah dalam membantu masyarakat merupakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    "Presiden juga enggak mau seperti itu (satu pintu). Kenapa? Karena supaya semua bisa gerak dong, masa cuma di Kemensos," ucap dia.

    Kemensos berharap peran maksimal pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran bansos berupa uang atau sembako. Sehingga bantuan dari pemerintah tersebut bisa tepat sasaran dan tidak berpolemik.

    "Kemensos hanya menganggarkan, menyalurkan dan melaporkan. Tetapi kalau bicara pelaksanaan di lapangan, nanti urusannya antara daerah dengan mitra kita," ujar Juliari.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id