Jokowi Didesak Keluarkan Surpres Penghentian RUU HIP

    Fachri Audhia Hafiez - 16 Juli 2020 13:40 WIB
    Jokowi Didesak Keluarkan Surpres Penghentian RUU HIP
    Kesatuan Pemuda Siaga Pancasila menggelar konferensi pers menolak pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila. Dok. Istimewa
    Jakarta: Kesatuan Pemuda Siaga Pancasila mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Surat Presiden (Surpres) terkait penghentian pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). RUU tersebut dinilai mengancam sistem ketatanegaraan.

    "Hentikan politisasi Pancasila untuk kepentingan mendelegitimasi pemerintahan yang sah," kata Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

    Farkhan juga meminta RUU HIP dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020. Ia juga meminta pemerintah fokus terhadap penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

    "Perhatian pemerintah dan segenap elemen masyarakat sudah seharusnya difokuskan untuk penanganan krisis akibat pandemi covid-19 yang berdampak pada berbagai macam sektor, baik sosial, budaya, politik, maupun ekonomi," ujar dia.

    Baca: DPR dan Pemerintah Merembukkan RUU HIP

    Ia menilai, RUU HIP mampu menurunkan Pancasila menjadi hanya sekedar UU. Padahal Pancasila merupakan sebuah landasan filosofis serta dasar negara.
     
    "Pancasila sebagai sumber utama dari segala sumber hukum yang berlaku
    di Indonesia, maka RUU HIP sejatinya tidak penting," ujar Farkhan.
     
    Farkhan juga mengkritisi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Badan itu dinilai membahayakan jalannya pemerintahan.
     
    BPIP dinilai cukup menjadi penata kelola yang sifatnya memfasilitasi dan sosialisasi nilai Pancasila. Khususnya kepada masyarakat luas melalui tokoh-tokoh lintas agama, lintas budaya, lintas bidang, dan lintas sektor.
     
    "Jangan sampai BPIP memicu kecurigaan akan menjadi lembaga indoktrinasi gaya baru," ucap dia.
     
    Kesatuan Pemuda Siaga Pancasila merupakan kelompok pemuda yang terdiri dari Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila, Bintang Muda Indonesia (BMI), Pemuda Muhammadiyah, GP Anshor dan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH).

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id