Panja dan Pansus Jiwasraya Dinilai Tak Bisa Beriringan

    Kautsar Widya Prabowo - 05 Februari 2020 08:22 WIB
    Panja dan Pansus Jiwasraya Dinilai Tak Bisa Beriringan
    Ilustrasi. Medcom.id.
    Jakata: Ketua DPR Puan Maharani menekankan panitia kerja (panja) dan panitia khusus (pansus) tidak dapat berjalan beriringan dalam menyikapi kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Menurut Puan, penanganan Jiwasraya sebaiknya dipercayakan dulu kepada panja yang terbentuk di Komisi III, VI dan, XI.

    "Harus menjadi salah satu sesuai dengan mekanismenya, tetapi sekarang panja di tiga Komisi sedang berjalan jadi kita tunggu proses yang ada," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

    Namun, Puan tak mempermasalahkan terkait usulan dibentuknya pansus dari Fraksi PKS dan Demokrat. Usulan itu akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada. 

    "Kita tunggu, biar saja panja tetap berjalan sampai kemudian terkait dengan proses mekanisme pansus itu juga nanti akan kami bahas," tuturnya.

    DPR memastikan penanganan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya menggunakan sistem panitia kerja (panja). Pansus dianggap belum perlu untuk menyikapi kasus yang diduga merugikan negara Rp13,7 triliun itu.

    Panja dan Pansus Jiwasraya Dinilai Tak Bisa Beriringan
    PKS dan Demokrat menyerahkan dokumen berisi usulan pansus angket Jiwasraya. Foto: Medcom/Kautsar Widya Prabowo.

    Namun, Fraksi PKS dan Demokrat tetap sepakat menyerahkan usulan pembentukan pansus hak angket Jiwasraya ke pimpinan DPR. Dokumen tersebut diterima Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin. 

    Aziz menyebut usulan itu hak anggota DPR untuk menyuarakan pendapat sesuai Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 juncto Pasal 154 ayat (1) Peraturan DPR 1 Tahun 2014. Regulasi itu mengatur hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat. 

    "Untuk menjadi perhatian seluruh anggota dewan yang ada di DPR. Secara makna saya belum baca secara detail," kata Aziz.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id