RUU PKS Jamin Keadilan Hukum dan Pemulihan Korban

    Anggi Tondi Martaon - 09 Maret 2020 19:53 WIB
    RUU PKS Jamin Keadilan Hukum dan Pemulihan Korban
    Ketua DPP Partai NasDem Bidang Hukum dan HAM Taufik Basari. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dinilai memberikan kepastian hukum kepada korban. Banyak kasus kekerasan seksual yang tidak ditindaklanjuti ke jalur hukum lantaran korban menganggap proses yang ada belum memberikan keadilan.

    "Karena ketika mereka melapor, tidak ada jaminan keadilan," kata Ketua DPP Partai NasDem Bidang Hukum dan HAM Taufik Basari kepada Medcom.id, Senin, 9 Maret 2020.

    Taufik menyayangkan kondisi tersebut. Kondisi itu juga diperburuk dengan minimnya perlindungan kepada korban.

    "Tidak ada jaminan perlindungan kepada korban. Bahkan ada stigmatisasi, malah disalahkan, malah menjadi korban untuk kedua kalinya," ungkap dia.

    Baca: Pembahasan RUU PKS Diusulkan Melalui Baleg atau Pansus

    Menurut dia, RUU PKS juga mengakomodasi pemulihan korban. Ketentuan tersebut belum diatur secara spesifik dalam aturan yang ada.

    "Kalau selama ini kan banyak yang disorot hanya soal pemidanaan. Itu tidak bicara soal perlindungan dan pemulihan korban," ucap dia.

    Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR itu menegaskan pemulihan korban kekerasan harus diatur secara komprehensif. Sebab, kekerasan seksual yang dialami berdampak besar terhadap psikis korban. 

    "Trauma terhadap kekerasan seksual itu butuh pemulihan yang mendalam," ujar dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id