Pemerintah Diminta Tegas Menyikapi Korona

    Anggi Tondi Martaon - 18 Maret 2020 15:59 WIB
    Pemerintah Diminta Tegas Menyikapi Korona
    Politikus PAN Mulfachri Harahap (kedua dari kanan). Fok. Istimewa
    Jakarta: Pemerintah diminta tegas menyikapi wabah virus korona. Presiden Joko Widodo bahkan disarankan mengambil kebijakan lockdown.

    "Kita harus lebih keras dong. Ini harus segera diputuskan," kata politikus PAN Mulfachri Harahap saat dihubungi, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Wakil Ketua Komisi III itu menilai tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kebijakan lockdown. Kebijakan itu dianggap pilihan terbaik melindungi warga Indonesia.

    "Apa yang harus kita khawatirkan? Dengan dua-tiga minggu lockdown ini mungkin akan lebih baik buat kita," ungkap dia.

    Pemerintah Diminta Tegas Menyikapi Korona
    Ilustrasi. Medcom.id

    Baca: Segala Informasi Korona Bisa Diakses di Covid19.go.id

    Dia yakin masyarakat akan menerima keputusan pemerintah untuk melakukan lockdown. Sebab, penyebaran virus korona sudah mengkhawatirkan.

    "Orang tahu kok virus ini sangat mengerikan, sehingga apa pun keputusan otoritas insyaallah diterima masyarakat," ujar dia.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus korona sebagai pandemi global. Virus pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok.

    Virus korona menginfeksi 182.424 ribu orang dari 100 negara dan menyebabkan 7.155 kematian. Sebanyak 79.433 orang dinyatakan sembuh.
     
    Di Indonesia 172 orang terkonfirmasi terjangkit virus korona. Tujuh orang meninggal dunia, sembilan orang sembuh, dan 156 orang masih dirawat.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id