Penambahan Kursi Pimpinan MPR Dinilai Merugikan Publik

    Arga sumantri - 14 Agustus 2019 17:27 WIB
    Penambahan Kursi Pimpinan MPR Dinilai Merugikan Publik
    Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
    Jakarta: Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tak sepakat dengan usulan penambahan kursi pimpinan MPR. PKS menilai usulan itu merugikan publik. 

    "Ide 10 (kursi pimpinan MPR) itu saya melihat bukan ide yang patut bagi publik," kata Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019. 

    Mardani mengatakan penambahan kursi pimpinan MPR bakal membebani anggaran negara. Penambahan kursi pimpinan juga tidak memberikan teladan politik untuk publik. 

    Sebagai lembaga rujukan, kata dia, parlemen seharusnya memberi contoh untuk mereformasi birokrasi. Caranya, dengan meminimalisasi struktur. 

    "Reformasi birokrasi itu miskin struktur, kaya fungsi. Jadi kalau 10 kebanyakan, PKS sih senang bisa masuk, tapi saya enggak mikir PKS-nya, tapi mikir kasihan," ungkapnya. 

    Baca juga: Ide PAN Menambah Kursi Pimpinan MPR Memalukan

    Wacana penambahan kursi pimpinan MPR dimunculkan Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay. Sekretaris Fraksi PAN di MPR itu mengusulkan pimpinan menjadi 10 kursi. Unsurnya, sembilan dari fraksi dan satu kelompok DPD. Ia menilai cara itu bisa mewadahi kepentingan seluruh partai politik. 

    "Ini adalah politik akomodatif. Sama seperti periode 2014-2019, semua partai di DPR legawa untuk mengadakan tambahan pimpinan di MPR dan DPR," kata Saleh saat dihubungi, Senin, 12 Agustus 2019.

    Saat ini, aturan komposisi pimpinan MPR sejatinya telah kembali direvisi ke dalam Pasal 427C UU MD3 Nomor 2 Tahun 2018. Pimpinan MPR hasil Pemilu 2019 dikembalikan ke formasi satu ketua dan empat wakil. Pemilihannya melalui sistem paket yang terdiri atas unsur fraksi dan kelompok DPD.

    Usulan ini menjadi kontroversi. Selain PKS, sejumlah partai seperti PPP, PDI Perjuangan, Golkar, dan NasDem menyatakan keberatan bila kursi pimpinan MPR ditambah.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id