NasDem Tak Masalah Calon Anggota BPK Eks Caleg

    Whisnu Mardiansyah - 04 Juli 2019 20:04 WIB
    NasDem Tak Masalah Calon Anggota BPK Eks Caleg
    Anggota Komisi XI Fraksi Partai NasDem Johnny G Plate tak mempersoalkan eks caleg maju sebagai calon anggota BPK. Foto: MI/Mohamad Irfan.
    Jakarta: Anggota Komisi XI Fraksi Partai NasDem Johnny G Plate tak mempersoalkan nama-nama mantan calon anggota legislatif (caleg) maju sebagai calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terpenting calon tersebut lolos uji administrasi.

    "Kan tidak dilarang. Semua calon harus memenuhi syarat undang-undang. Itu ada 64 orang calon anggota BPK saat ini sedang dilakukan proses evaluasi administratif," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Juli 2019.

    Nama-nama yang lolos uji administrasi selanjutnya mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR. Eks caleg kader partai politik bukan jaminan untuk menjadi calon anggota BPK periode 2019-2024.

    "Kalau soal siapa saja di situ sejauh mereka memenuhi syarat undang-undang dan syarat yang disampaikan oleh panitia seleksi oke saja," kata Johnny.

    Salah satu syarat yang harus dilewati calon anggota BPK harus mempresentasikan makalah. Makalah yang tidak memenuhi kualifikasi dipastikan tak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya dalam uji kepatutan dan kelayakan.

    "Barangkali belum bisa lolos passing grade-nya. kan diberikan penilaian angkanya. Kalau tidak masuk passing grade ya terpaksa harus digugurkan," tukas dia.

    Baca juga: Komisi XI: Caleg Gagal Tak Dilarang Daftar Jadi Calon Anggota BPK

    Hal senada juga disampaikan anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun. Dia menegaskan, tidak ada aturan yang melarang kader partai politik atau caleg yang tidak lolos dilarang maju dalam pemilihan anggota BPK.

    "Definisi caleg gagal bukan hambatan bagi mereka untuk menjadi anggota BPK karena ketentuan dalam aturannya sendiri tidak ada kualifikasi apa pun," kata Misbakhun.

    Politikus Golkar itu meminta agar polemik tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. "Jangan terlalu dibesarkan dan kemudian sepertinya alergi seakan-seakan politisi itu tidak bisa menempuh jalur profesional di luar kepartaian," ujar Misbakhun.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id