NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen 7 Persen

    Ilham Pratama Putra - 16 Januari 2020 14:18 WIB
    NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen 7 Persen
    Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad HM Ali, di Kantor Akademi Bela Negara Partai NasDem, Jakarta. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
    Jakarta: Partai NasDem sepakat parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dinaikkan. NasDem mengusulkan ambang batas parlemen menjadi tujuh persen dari sebelumnya hanya empat persen.

    "Bukan lima persen tapi tujuh (persen). Konstisten di tujuh. Tujuh persen itu angka rasional untuk DPP Partai NasDem, kemudian kita ingin memperkuat konsolidasi partai," kata Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad HM Ali, di Kantor Akademi Bela Negara Partai NasDem, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.

    Angka tujuh persen lebih tinggi ketimbang usulan PDI Perjuangan yang ingin ambang batas parlemen lima persen. Namun, NasDem optimistis bisa melewati ambang batas tujuh persen. Apalagi, NasDem bisa mencapai 12.661.792 suara atau 9,05 persen pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

    "Partai NasDem ada di posisi hampir 10 persen (pada Pileg 2019). Dan, tidak salah dong kami mau 2024 dengan angka segitu (tujuh persen)," ujar dia.

    Menurut dia, badan litbang NasDem sudah mengkaji ambang batas ini dengan baik. Dia menegaskan, ambang batas tujuh persen sudah ideal.

    NasDem, terang dia, sudah menyuarakan penaikan ambang batas parlemen saat pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu pada 2019. Namun, masalah ambang batas bukan lagi menjadi fokus NasDem. Partai besutan Surya Paloh itu kini fokus pada pemenangan pemilu.

    "Kami bukan hanya optimis (melewati ambang batas parlemen). Kami mau jadi pemenang di 2024," pungkas dia.

    Beberapa partai politik juga setuju dengan wacana penaikan ambang batas parlemen. Misalnya, PKS yang sepakat dengan usulan PDI Perjuangan terkait ambang batas parlemen menjadi lima persen. Sementara itu, Partai Golkar justru mengusulkan ambang batas parlemen yang lebih tinggi. Angka yang diusulkan Golkar yakni 7,5 persen.

    Ada pula partai politik yang menentang wacana penaikan ambang batas, seperti Partai Hanura. Penaikan ambang batas akan mengganjal partai-partai kecil melenggang ke Senayan.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id