Pemerintah Rancang Skenario Pelonggaran PSBB

    Nur Azizah - 18 Mei 2020 15:10 WIB
    Pemerintah Rancang Skenario Pelonggaran PSBB
    Mendikbud Muhadjir Effendy (Foto:Medcom.id)
    Jakarta: Pemerintah berencana melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun, rencana ini masih dikaji.

    "Tadi difokuskan upaya kita untuk mengurangi PSBB dalam rangka meningkatkan atau memulihkan produktivitas," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020.

    Menurut Muhadjir, pemerintah tak mau sembarangan mengambil keputusan lantaran takut berimplikasi pada pengendalian covid-19. Pemerintah bahkan akan melibatkan banyak pihak untuk mengkaji pelonggaran PSBB ini.

    "Presiden (Joko Widodo) telah menetapkan perlunya ada kajian yang cermat dan terukur dan melibatkan banyak pihak untuk mempersiapkan tahapan-tahapannya," ujarnya.

    Baca: Jokowi Perintahkan Gugus Tugas Tingkat Daerah Diperkuat

    Muhadjir enggan membocorkan waktu rencana pelonggaran. Terpenting, PSBB akan tetap diperketat hingga dua minggu mendatang.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan tidak akan melonggarkan PSBB untuk saat ini. Ia tak mau masyarakat keliru dan mengacuhkan protokol kesehatan.

    Jokowi tak menampik timnya saat ini tengah menyusun skenario pelonggaran PSBB. Skenario ini akan diterapkan bila kasus positif covid-19 mengalami penurunan signifikan.

    "Yang kita siapkan ini memang baru sebatas rencana, atau skenario pelonggaran yang akan diputuskan setelah ada timing yang tepat serta melihat data dan fakta di lapangan, biar semuanya jelas," kata Jokowi.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id