RUU Ciptaker Bisa Antisipasi Ancaman Resesi Ekonomi

    Yogi Bayu Aji - 26 September 2020 22:08 WIB
    RUU Ciptaker Bisa Antisipasi Ancaman Resesi Ekonomi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dinilai dapat memangkas hambatan-hambatan regulasi di sektor investasi dan mempermudah izin usaha. Hal ini penting untuk mengantisipasi ancaman resesi ekonomi. 

    Pengamat ekonomi Universitas Diponegoro FX Sugiyanto mengatakan Indonesia tengah dihadapkan pada resesi ekonomi akibat pandemi covid-19. Untuk itu, regulasi atau UU yang mendukung kemudahan investasi dan perizinan usaha dibutuhkan.

    "Saya melihat RUU Cipta Kerja memiliki semangat untuk mengurangi hambatan-hambatan dan menyinkronkan berbagai UU," kata Sugiyanto, Sabtu, 26 September 2020. 

    Selama ini, ia kerap menemui berbagai UU yang tidak saling mendukung. Ketidakharmonisan ini, lanjut Sugiyanto, akhirnya berimbas kepada macetnya implementasi kebijakan maupun program di level bawah.

    Ia setuju bila RUU Cipta Kerja disahkan menjadi UU. Dengan disahkannya omnibus law ini, dia berharap kolaborasi antarkementerian/lembaga dan pemerintah daerah bisa semakin efektif dan intensif.

    Baca: NasDem Ingin Klaster Ketenagakerjaan Dikeluarkan dari RUU Ciptaker

    "Saya termasuk yang sangat setuju dengan UU Cipta Kerja dengan segala kelemahannya yang perlu diatasi. Karena dengan begitu, hambatan-hambatan yang selama ini muncul itu mulai dipangkas. Hambatan yang muncul dalam lembaga, hubungan antarbirokrasi juga bisa segera diperbaiki,” kata Sugiyanto.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id