Capim KPK akan Jalani Tes Makalah

    Faisal Abdalla - 09 September 2019 19:09 WIB
    Capim KPK akan Jalani Tes Makalah
    Ilustasi Gedung DPR. Foto: MI/Susanto.
    Jakarta: Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menjalani tahapan uji kelayakan dan kepatutan dengan Komisi III DPR. Uji makalah jadi tahap pertama yang harus dilewati 10 capim KPK pilihan panitia seleksi (pansel).

    "Komisi III sudah membuatkan 14 (topik) makalah dengan berbagai pertanyaan kemudian 14 topik itu diundi," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Herman Hery di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 9 September 2019.

    Herman menjelaskan 14 topik makalah yang disiapkan DPR berisi daftar pertanyaan yang harus dijawab 10 capim KPK. Herman menyebut pertanyaan-pertanyaan itu berkaitan dengan integritas dan peta jalan KPK ke depan.

    Capim KPK diberikan waktu selama 90 menit untuk menyelesaikan makalah. Setelah itu, DPR akan menjadikan makalah tersebut sebagai bahan uji kelayakan dan kepatutan yang dijadwalkan digelar Rabu-Kamis, 11-12 September 2019.

    "Mudah-mudahan Rabu malam atau Kamis sudah kami bisa lakukan penilaian seleksi langsung ke pemilihan," kata Herman.

    Capim KPK petahana, Alexander Marwata, mengaku santai menghadapi tes makalah. Alexander tak punya persiapan khusus. "Makalah saya tadi tentang pencegahan korupsi, perbaikan sistem pelayanan publik," ujarnya. 

    Berikut 14 topik makalah yang diundi untuk para capim KPK:

    1. Perbaikan dan peningkatan tata kelola organisasi SDM KPK yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta sistem pengawasan terhadap akuntabilitas dan profesionalitas internal pegawai KPK

    2. Penguatan kebijakan internal dan pemanfaatan sistem elektronik dan teknologi dalam peningkatan akuntabilitas di bidang penegakan hukum yang sesuai dengan hukum acara pidana dan tata administrasi yang baik

    3. Pencegahan dan pemberantasan korupsi di sektor sumber daya alam, keuangan, dan sumber penerimaan negara lainnya

    4. Peran KPK dalam penguatan aparat penegak hukum di bidang penegakan hukum secara efektif, sinergis, dan profesional melalui kerjasama serta koordinasi dan supervisi.

    5. Fokus KPK dalam penguatan arah kebijakan dan implementasi program anti korupsi untuk pengembalian dan pemulihan keuangan negara

    6. Peran KPK dalam melaksanakan monitoring dan percepatan upaya reformasi di sistem pelayanan publik dan penyelenggaran pemerintah untuk menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dan akuntabel

    7. Penyelesaian utang perkara yang besar dan menarik perhatian masyarakat di KPK secara menyeluruh dalam rangka pengembalian aset negara serta menimbulkan efek jera

    8. lnovasi dan strategi pencegahan korupsi bersama seluruh pihak secara sinergis dan efektif dalam menciptakan reformasi budaya koruptif dan pengenalan risiko korupsi di Indonesia

    9. Efektivitas strategi nasional pencegahan korupsi di sektor keuangan negara, perizinan dan tata niaga, dan penegakan hukum dan reformasi birokrasi dari pendekatan dampak dan capaian target program anti korupsi KPK

    10. Pola implementasi tugas dan wewenang KPK yang seusai dengan asas kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, dan proporsionalitas

    11. Penguatan peran sektor swasta dan korporasi dalam membantu penciptaan budaya dan pendidikan anti korupsi

    12. Evaluasi penindakan KPK: ketergantungan KPK pada operasi tangkap tangan (OTT) dan kesulitan pengungkapan perkara secara menyeluruh

    13. Kewenangan pemberian SP3 sebagai bentuk perwujudan asas keseimbangan, profesionalisme, keadilan, dan kepastian hukum dalam penegakan hukum

    14. Pentingnya pengawasan pelaksanaan kewenangan dan etik seluruh pegawai termasuk pada upaya paksa dan penyadapan yang sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id