Jokowi Tak Mau Sosialiasi Vaksin Covid-19 Kendor

    Nur Azizah - 18 November 2020 11:22 WIB
    Jokowi Tak Mau Sosialiasi Vaksin Covid-19 Kendor
    Presiden Joko Widodo. MI/Ramdani
    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran kabinet memaksimalkan sosialisasi pentingnya vaksin covid-19. Masyarakat harus diyakinkan vaksin covid-19 aman.

    "Terus kita lakukan sosialisasi, pemberitahuan. Agar nanti yang ikut vaksin itu sebanyak-banyaknya," kata Jokowi di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 November 2020.

    Jokowi mengatakan vaksinasi akan dibagi menjadi dua, vaksinasi mandiri dan vaksinasi gratis. Namun, pemerintah belum mengklasifikasikan kelompok yang akan menerima vaksin secara cuma-cuma.

    Baca: Harga Vaksin Covid-19 Diperkirakan Rp200 Ribu Per Dosis

    Kepala Negara sebelumnya memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengklasifikasikan warga yang berhak menerima vaksin gratis. Sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir kebagian mengklasifikasikan penerima vaksin mandiri.

    Pemerintah telah membagi lima kelompok prioritas vaksinasi. Pertama, tenaga medis, pelayan publik, dan TNI-Polri. Dalam data yang diterima Medcom.id, jumlah target yang divaksinasi dalam kelompok pertama tercatat 3,49 juta orang dengan 6,9 juta dosis vaksin.

    Kelompok kedua yang diprioritaskan ialah masyarakat golongan tertentu, termasuk di dalamnya tokoh agama, perangkat daerah, dan sebagian pelaku usaha. Ada 5,62 juta orang yang bakal divaksin dengan total yang harus disediakan 11,24 juta dosis.

    Kelompok ketiga ialah seluruh tenaga pengajar, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Total 4,3 juta orang yang bakal disuntikkan dengan jumlah 8,6 juta dosis vaksin.

    Baca: Pakar: Imunisasi Jadi Investasi untuk Masa Depan Anak

    Kelompok keempat ialah aparatur pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga anggota legislatif. Total orang yang akan divaksin sekitar 2,3 juta dengan 4,6 juta dosis vaksin.

    Terakhir, penerima BPJS bantuan iuran tercatat 86 juta orang. Vaksin yang dibutuhkan sekitar 173 juta dosis.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id