Sistem Baru Dana Pensiun PNS Disusun

    Kautsar Widya Prabowo - 05 Januari 2021 15:44 WIB
    Sistem Baru Dana Pensiun PNS Disusun
    PNS Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tengah menyusun perubahan sistem dana pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS). Sistem yang sekarang dipakai membuat PNS membayar iuran yang kecil.

    "Sistem pensiun masih menggunakan pay as you go, sekecil apa pun jumlah iurannya, jumlah (uang) pensiun yang diterima itu tidak berkurang," ujar Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam konferensi pers virtual, Selasa, 5 Januari 2021. 

    Pada sistem pay as you go, dana pensiun berasal dari iuran PNS sebesar 4,75 persen dari gaji ditambah dana dari APBN. Dengan skema ini, pemerintah harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp120 triliun setiap tahun  untuk membayar dana pensiun.

    Baca: Tjahjo: Gaji ASN Tahun Depan Minimal Rp9 Juta

    Ke depan, sistem dana pensiun PNS memakai skema fully funded. Persentase iuran tergantung pendapatan atau take home pay PNS. 

    "Uang pensiunnya akan lebih baik dari sistem pay as you go," tutur Bima. 

    Skema tersebut akan diatur melalui peraturan pemerintah (PP). Regulasi ini tengah dikaji mendalam Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menghasilkan formula yang tepat bagi kondisi ABPN dan PNS. 

    "Diharapkan dalam waktu dekat PP bisa dilaksanakan. Masih ada beberapa hitungan yang harus dianalisis lebih akurat sehingga tidak membebankan keuangan negara," jelas Bima.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id