RUU yang Tertunda di 2020 Akan Diutamakan

    Putra Ananda - 29 November 2020 01:48 WIB
    RUU yang Tertunda di 2020 Akan Diutamakan
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Badan Legislasi (Baleg) DPR belum menentukan rancangan undang-undang (RUU) mana saja yang akan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021. Namun, Baleg akan mengutamakan RUU Prolegnas Prioritas 2020 yang belum sempat terbahas.

    Wakil Ketua Baleg dari Fraksi PPP Achmad Baidowi menjelaskan beberapa fraksi juga sepakat untuk tidak meneruskan beberapa RUU yang sudah disepakati untuk dilanjutkan kembali pembahasannya. Hal ini meliputi RUU Bank Indonesia (BI) dan RUU Ketahanan Keluarga. 

    "Demikian juga RKUHP dan Pemasyarakatan meskipun itu carry over tidak akan kita bawa ke 2021," ungkap Baidowi, Sabtu, 28 November 2020.

    Baca: DPR Minta Protokol Covid-19 Jelang dan Saat Pencoblosan Diperketat

    Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas sempat mengatakan seluruh fraksi di DPR sepakat RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2021. RUU PKS berasal usuluan inisiatif dari Komisi VIII DPR.

    "Insyaallah pada Prolegnas Prioritas 2021, seluruh fraksi sudah sepakat menyerahkan pembahasan RUU PKS ini ke Baleg," jelas dia.

    Pemerintah, DPR, dan DPD sebelumnya telah mengusulkan 38 RUU masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021. Sebanyak 26 dari 38 RUU itu rancangan regulasi yang diusulkan DPR. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id