comscore

Jokowi Bahas Kerja Sama Investasi dengan UEA Usai ke Ukraina-Rusia

Antara - 26 Juni 2022 13:35 WIB
Jokowi Bahas Kerja Sama Investasi dengan UEA Usai ke Ukraina-Rusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Medcom.id/Theo
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan berkunjung ke Uni Emirat Arab setelah menyambangi Ukraina dan Rusia. Jokowi akan membahas kerja sama ekonomi dan investasi.

Saat memberikan keterangan pers terkait kunjungan kerja ke luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jokowi mengatakan UEA menjadi negara terakhir yang dikunjungi setelah menghadiri KTT G7 di Jerman. Jokowi juga akan bertemu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, secara terpisah.
"Yang terakhir, saya akan berkunjung ke Uni Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan UEA," kata Jokowi, dalam keterangan pers yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Minggu, 26 Juni 2022.

Kunjungan Jokowi ke UEA merupakan kelanjutan dari pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammad bin Zayed, dan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, pada pekan lalu.

Dengan pewaris tahta Arab Saudi, Luhut mendiskusikan rencana penambahan kuota haji Indonesia. Selain itu, sang pangeran juga menyampaikan minatnya terhadap proyek ibu kota baru dan program restorasi hutan bakau.

Kunjungan kerja Jokowi ke Uni Emirat Arab dilakukan setelah menghadiri rangkaian agenda di luar negeri. Antara lain, KTT G7 yang digelar di Elmau, Jerman, pada 26-27 Juni 2022.
 
Baca: Sepekan, Dana Asing Keluar Rp8,35 Triliun dari Indonesia

Dalam pertemuan itu, Indonesia bersama negara-negara peserta G7 akan mencari solusi atas krisis pangan dan energi yang dialami dunia, sebagai akibat dari perang Rusia-Ukraina.

Setelah itu, dia dan rombongan akan menyambangi Zelenskyy dan Putin secara terpisah di Kiev dan Moskow untuk meminta agar perang dihentikan demi membangun perdamaian dunia.

Dia memandang penting kunjungan ini, bukan hanya untuk Indonesia, melainkan negara-negara berkembang lain. "Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan," kata dia.

Dia memastikan selamamelakukan lawatan ke luar negeri, roda pemerintahan akan dijalankan Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id