Tiga Alasan Pemberian Gelar Profesor ke Megawati

    Antara - 09 Juni 2021 23:05 WIB
    Tiga Alasan Pemberian Gelar Profesor ke Megawati
    Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri/Antara/M Adimaja.



    Jakarta: Universitas Pertahanan (Unhan) bakal memberikan gelar profesor (guru besar tidak tetap) kepada Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri. Pemberian gelar itu didasari beberapa alasan.

    "Saat itu disampaikan tiga alasan. Pertama, Megawati dianggap memiliki dan menguasai tacit knowledge tentang ilmu pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis," ujar Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Rokhmin Dahuri seperti dikutip dari Antara, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Rokhmin merupakan salah satu pihak yang mempromosikan agar Unhan memberi gelar tersebut. Pada November 2020, dia dan beberapa guru besar lain memberikan penilaian atas pengetahuan Megawati.

    Baca: Megawati Bakal Dapat Gelar Profesor Kehormatan, Ini Kriteria Penilaiannya

    Anak Presiden Pertama RI Soekarno itu dinilai telah mengaplikasikan pengetahuannya melalui berbagai peran publik. Alasan kedua, Megawati telah memenuhi semua persyaratan akademis maupun administratif untuk diangkat sebagai profesor kehormatan di Unhan.
     
    "Sudah dicek, semua sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 40 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Profesor Kehormatan/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi," tutur Rokhmin.
     
    Hal itu sejalan juga dengan Pasal 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 88 Tahun 2003 tentang Pengangkatan Dosen Tidak Tetap dalam Jabatan Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri.
     
    Alasan ketiga, penganugerahan profesor kehormatan ini diharapkan menjadi contoh teladan alias role model. Para guru besar menilai kiprah Megawati dapat menjadi motivasi bagi generasi muda penerus bangsa untuk senantiasa berprestasi.
     
    "Generasi muda menyumbangkan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kedaulatan bangsa. Tak ada yang salah dengan niatan itu bukan?" kata Rokhmin.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id