Helmy Yahya Tunda Gugat Keputusan Dewas TVRI

    Dhaifurrakhman Abas - 13 Februari 2020 19:22 WIB
    Helmy Yahya Tunda Gugat Keputusan Dewas TVRI
    Mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya. Foto: Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas,
    Jakarta: Mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya menunda langkah hukum terkait pemberhentian oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI. Helmy berencana menggugat keputusan Dewas ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

    "Komisi I minta diselesaikan dulu di parlemen. Jadi kami memutuskan menunggu," kata Helmy ditemui di M Bloc Space, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. 

    Helmy mengaku masih punya waktu 90 hari sejak pemberhentian 16 Januari 2020 buat mengajukan gugatan. Namun, ia belum memikirkan langkah selanjutnya bila batas waktu habis. 

    "Saya enggak tahu, tanya ke teman-teman DPR. Saya enggak tahu," tutur Helmy.

    Helmy tetap menikmati masa-masa menjabat sebagai direktur utama. Dia mengaku tak pernah dendam meski diberhentikan secara tidak terhormat. 

    "Itu adalah pengalaman besar bagi saya pernah lakukan sesuatu untuk Republik ini. Semoga semangat ini bisa diteruskan," ujar dia. 

    Helmy Yahya Tunda Gugat Keputusan Dewas TVRI
    Mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I. Foto: Medcomid/Kautsar Widya Prabowo 

    Helmy akan menyeret kasus pemecatannya oleh Dewas ke PTUN. Langkah tersebut diambil setelah Dewas TVRI menutup diri untuk berkomunikasi.
     
    "Saya adalah seorang profesional. Saya sekarang ketua ikatan alumni STAN. Saya tidak boleh cacat. Saya bela sampai kapan pun," ujar Helmy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Januari 2020.
     
    Ia menyebut langkah hukum sengaja diambil agar ke depan tidak ada permasalahan serupa di tubuh manajemen TVRI. Helmy juga ingin memperjuangkan hak pegawai yang berada dalam ketidakpastian.

    Dewas TVRI menonaktifkan Dirut TVRI Helmy Yahya lewat Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019,Rabu, 4 Desember 2019. Direktur Teknik TVRI Supriyono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.
     
    Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan dirinya masih Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022 dan akan tetap menjalankan tugas.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id