Kemenag: Syarat Auditor Halal Tak Harus Beragama Islam Hoaks

    Suryani Wandari Putri Pertiwi - 16 Oktober 2020 13:45 WIB
    Kemenag: Syarat Auditor Halal Tak Harus Beragama Islam Hoaks
    Ilustrasi produk halal. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
    Jakarta: Sebuah video yang menyebut Pasal 14 UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dihapus dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) viral. Narasi video mengatakan pasal tentang syarat auditor halal tak harus beragama Islam.

    Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Sukoso membantah UU Cipta Kerja menghapus sejumlah kriteria auditor halal. Dia menyatakan kriteria dan prosedur kerja auditor halal di UU Cipta Kerja justru semakin ketat.

    "Pasal 14 tidak dihapus dalam UU Cipta Kerja. Auditor halal harus seorang warga negara Indonesia dan beragama Islam," tegas Sukoso dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Baca: Penetapan Kehalalan Produk Masih Kewenangan MUI

    Dalam beleid itu, auditor halal diangkat dan diberhentikan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Pengangkatan auditor halal oleh LPH harus memenuhi lima persyaratan.

    Pertama, warga negara Indonesia (WNI). Kedua, beragama Islam. Ketiga, berpendidikan minimal S1 bidang pangan, kimia, biokimia, teknik industri, biologi, farmasi, kedokteran, tata boga, atau pertanian.

    Keempat, memahami dan memiliki wawasan luas mengenai kehalalan produk menurut syariat Islam. “Kelima, mendahulukan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi dan/atau golongan,” tegasnya.

    Sukoso mengajak masyarakat untuk mengonfirmasi setiap informasi terkait sertifikasi halal yang belum jelas kebenarannya kepada Kementerian Agama.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id