Elektabilitas Moeldoko dan AHY Disebut Moncer Imbas Dualisme Demokrat

    Fachri Audhia Hafiez - 11 April 2021 18:01 WIB
    Elektabilitas Moeldoko dan AHY Disebut Moncer Imbas Dualisme Demokrat
    Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id, Minggu, 11 April 2021. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Pimpinan Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko, dinilai diuntungkan imbas dualisme kepengurusan partai. Elektabilitas keduanya diprediksi semakin moncer.

    "Moeldoko makin bersinar, makin dikenal orang, begitu pun dengan AHY semakin banyak diperbincangkan orang," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'SBY Patenkan Demokrat Jadi Milik Pribadi?', Minggu, 11 April 2021. 






    Menurut dia, keterpilihan Moeldoko dan AHY sejatinya kerap meredup dalam berbagai survei. Berkat dinamika politik di Demokrat, keduanya semakin populer di kalangan masyarakat.

    Baca: Kubu KLB Sebut Peluang Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Belum Pudar

    "Terlepas dari apa pun yang dibicarakan, pro dan kontra, baik positif atau negatif, selama dua bulan penuh, publik dan media massa kalau di-mention nama Demokrat pasti AHY atau Moeldoko," ucap Adi.

    Selain itu, tokoh yang terlibat dalam dinamika tersebut ikut semakin populer. Adi meyakini kondisi politik ini bukan dirancang khusus.

    Menurut dia, terlampau berisiko kalau dualisme kepengurusan Demokrat dirancang sedemikian rupa. Berbagai tahapan yang ditempuh kedua kubu disebut telah menghabiskan kocek politik yang dalam.

    "Mungkin siapa pun valid mengatakan ini politik playing victim. Tapi, ini kejadian ada SK Kemenkumham, sekarang lanjut ke PTUN, kasasi, nanti putusan sela. Terlalu mahal ongkosnya," ujar Adi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id