comscore

Penjabat Kepala Daerah Bisa Mutasi ASN dengan Syarat

Kautsar Widya Prabowo - 13 Mei 2022 19:27 WIB
Penjabat Kepala Daerah Bisa Mutasi ASN dengan Syarat
Ilustrasi ASN. Foto:MI/Ramdani
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan penjabat (pj) kepala daerah diperbolehkan memutasi aparatur sipil negara (ASN) dengan izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Hal itu hanya berlaku bagi ASN yang enggan mendukung program strategis nasional.

"Kami sudah minta ke Mendagri (Tito Karnavian) untuk berikan otoritas (kepada pj) Ketika ada ASN yang tidak mendukung program strategis nasional kita ganti atas izin mendagri," ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Akmal Malik di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Mei 2022.
Akmal menyebut pada dasarnya penjabat tidak boleh melakukan rotasi pegawai berdasarkan Pasal 132A Ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Sebab, yang diperbolehkan melakukan rotasi hanya pejabat pembina kepegawaian (PPK) atau kepala daerah.

"Saya ini (pj) bukan PPK, wakil (kepala daerah) saja enggak boleh. Kalau kepala daerah berhalangan (izin mutasi) bisa ke presiden melalui mendagri," terang dia.

Baca: Presiden Jokowi Bentuk Tim Seleksi Internal Memilih Penjabat Kepala Daerah

Akmal yang juga Pj Gubernur Sulawesi Barat akan menerapkan aturan tegas itu kepada ASN di wilayahnya. Sebab, menjalankan program strategis nasional merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami ditugaskan presiden pasti kami eksekusi, bagi yang tidak mau eksekusi pilihannya dua. Anda (ASN) minggir dulu, saya cari ASN yang mau," terangnya.

Adapun program strategis nasional meliputi reformasi birokrasi, penyederhanaan birokrasi, infrastruktur starategis, pembangunan sumber daya manusia. Serta, penanganan pandemi covid-19.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id