Keselamatan Panitia Pemilu Harus Menjadi Perhatian

    Anggi Tondi Martaon - 17 Maret 2020 21:35 WIB
    Keselamatan Panitia Pemilu Harus Menjadi Perhatian
    Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
    Jakarta: Penyebaran virus korona (covid-19) di Indonesia berdampak ke seluruh kegiatan masyarakat dan berpotensi mengancam kesehatan dan keselamatan. Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 harus memerhatikan keamanan panitia yang bergerak di barisan terdepan.

    "KPU (Komisi Pemilihan Umum) harus memikirkan kesehatan, keselamatan, dan keamanan seluruh jajarannya, baik komisioner maupun pegawai KPU beserta semua pihak yang terlibat dalam aktivitas penyelenggaraan Pilkada," Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.

    Ada beberapa agenda Pilkada akan dilakukan dalam waktu dekat. Di antaranya pelantikan dan penerimaan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi faktual bakal pasangan calon perseorangan, serta pemutakhiran data pemilih.

    Baca: KPU Diminta Tinjau Ulang Pelaksanaan Pilkada Imbas Korona

    Menurut Titi, semua kegiatan itu berhubungan dengan kerumunan massa. Kondisi tersebut cukup riskan bagi petugas KPU yang bekerja di tengah wabah virus korona.

    "KPU sama sekali tidak boleh mengambil risiko dengan tetap membiarkan terjadinya kerumunan, berkumpulnya banyak orang atau interaksi sosial  yang melibatkan orang banyak," ungkap dia.

    Dia pun mencontohkan sektor pendidikan yang dihentikan sejenak untuk meminimalkan penyebaran korona. Langkah serupa juga diterapkan dunia usaha lewat kebijakan bekerja dari rumah.

    "Jadi saran kami pelantikan PPS yang berlangsung, lalu aktivitas verifikasi faktual yang membuat ada interaksi dalam jumlah masih itu mestinya ditunda," sebut dia.

    KPU harus berani mengambil sikap tegas melindungi anggota dan pegawainya. "Anggota dan pegawai KPU kan juga warga negara yang memerlukan rasa aman yang tenang dan rasa aman dalam melaksanakan aktivitas kerjanya," ujar dia.

    Baca: Penundaan Pilkada Tak Diatur dalam UU

    Rangkaian Pilkada Serentak 2020 sudah berjalan. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 15 tahun 2019, pembentukan PPK dan PPS berjalan sejak 1 Januari hingga 21 Maret 2020. Sementara Pembentukan Petugas dan Pemutakhiran Data Pemilih dilakukan pada 16-29 April 2020.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id