Pansus Jiwasraya Dinilai Bisa Menghambat Pengembalian Uang Nasabah

    Anggi Tondi Martaon - 06 Februari 2020 15:50 WIB
    Pansus Jiwasraya Dinilai Bisa Menghambat Pengembalian Uang Nasabah
    Politikus PPP Arsul Sani. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak ingin muatan politis mengganggu niat pemerintah mengembalikan dana nasabah. Pembentukan panitia khusus (pansus) Jiwasraya dinilai bisa mengganggu hal itu. 

    "Khawatir itu tidak bisa berjalan atau maksimal, bahkan tidak terjadi sama sekali," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Februari 2020.

    Partai berlambang Ka'bah itu khawatir alat kelengkapan dewan (AKD) lintas komisi itu tak sesuai peruntukan. Lagi pula, Arsul menuturkan proses hukum sudah berjalan.

    Dia meminta seluruh pihak mempercayakan penanganan kasus Jiwasraya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). "Nanti kalau ada tebang pilih atau pembatasan terhadap pihak yang harusnya itu juga dikejar pertanggungjawabanya baru kemudian kita tingkatkan," ujar dia.

    Pansus Jiwasraya Dinilai Bisa Menghambat Pengembalian Uang Nasabah
    Ilustrasi Jiwasraya. Foto: MI/Ramdani 

    DPR memutuskan membentuk panitia kerja (panja) kasus Jiwasraya. Panja dibentuk di Komisi III, VI, dan XI.

    Belakangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat menyerahkan usulan pembentukan pansus hak angket Jiwasraya (persero) ke pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyebut usulan itu hak legislator. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id