Satgas Covid-19 DPR Minta Polemik Jamu Impor Disetop

    Anggi Tondi Martaon - 28 April 2020 15:47 WIB
    Satgas Covid-19  DPR Minta Polemik Jamu Impor Disetop
    Wakil Ketua DPR RI sekaligus Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR, Sufmi Dasco Ahmad (tengah). MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR meminta polemik jamu impor dihentikan. DPR hanya ingin membantu pihak terkait melawan virus korona.

    "Ini niat murninya mau bantu. Emang dikira enggak pakai biaya. Kita bagi-bagi gratis biayanya cukup mahal," kata Koordinator Satgas Lawan Covid-19 Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi, Selasa, 28 April 2020.

    Wakil Ketua DPR itu pun heran dengan protes yang disampaikan Gabungan Pengusaha (GP) Jamu. Jika ingin melakukan hal yang sama, mereka juga bisa mendonasikan produknya ke pihak yang membutuhkan.

    "Silakan dibagi-bagi gratis. Enggak ada masalah," ungkap dia.

    Selain itu, Dasco sudah merasakan manfaat dari jamu yang diimpor dari Tiongkok tersebut. Obat tradisional dari Negeri Tirai Bambu itu mampu membantu penyembuhannya saat terjangkit virus korona beberapa waktu lalu.

    "Dan saya nazar kalau sembuh kita mau produksi yang banyak minimal untuk 3.000 orang kita mau bagi-bagi ke yang membutuhkan. Salahnya di mana sih? Binggung saya," ujar dia.

    Baca: Satgas Lawan Covid-19 DPR Diprotes Impor Jamu dari Tiongkok

    Sebelumnya, GP Jamu kecewa Satgas Lawan Covid-19 DPR mengimpor jamu dari Tiongkok. Impor disebut dalam jumlah besar.

    "Terus terang kami keberatan jamu kami di Indonesia tidak dianggap oleh Satgas DPR, saya mohon segera dikoreksi," kata Ketua GP Jamu Dwi Ranny Pertiwi saat rapat virtual dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Senin, 27 April 2020.


    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id