Presiden Jokowi Sebut Penanganan Pandemi Terus Membaik

    Andhika Prasetyo - 15 September 2021 16:56 WIB
    Presiden Jokowi Sebut Penanganan Pandemi Terus Membaik
    Presiden Joko Widodo. Dok. YouTube BPMI Setpres



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kerja keras bersama dalam menangani covid-19 di Tanah Air sudah membuahkan hasil baik. Jumlah kasus harian terus turun dari puncaknya, yaitu 56.000 pada 15 Juli 2021.

    Kasus harian covid-19 kini hanya 2.577 per 13 September 2021. Tingkat ketersian tempat tidur (bed occupancy rate atau BOR) secara nasional juga terjun bebas dari 80 persen pada pertengahan Juli 2021 menjadi 13,8 persen pada pertengahan bulan ini.

     



    Angka kesembuhan di Tanah Air juga sudah 94,03 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata dunia yang masih di level 89,59 persen.

    Hasil baik itu membuat Indonesia tidak termasuk dalam kelompok 10 besar negara dengan kasus aktif tertinggi di dunia. "Alhamdulilah kasus covid-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimistis, tetapi kita juga harus selalu waspada," ujar Jokowi, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2021.

    Namun, Jokowi meminta semua pihak tidak terlena dengan capaian saat ini. Keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi harus tetap dijaga. Gas dan rem harus dimainkan secara tepat serta dinamis sesuai situasi terkini.

    Pemerintah juga tengah melakukan sejumlah uji coba pelonggaran pembatasan kegiatan dengan mengizinkan beberapa aktivitas ekonomi berjalan. Tentunya, pelonggaran itu tetap diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

    "Alhamdulilah upaya pembukaan ekonomi secara hati-hati dipatuhi masyarakat dan di dunia usaha, sehingga ekonomi sudah menggeliat kembali," tutur mantan Wali Kota Solo itu.

    Kepala Negara meminta pelaku usaha segera memanfaatkan momentum kebangkitan dengan melakukan ekspansi bisnis. Menurut dia, Indonesia memiliki peluang untuk mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Peluang itu muncul lantaran negara-negara mitra utama juga mengalami perbaikan ekonomi yang cukup signifikan. Di antaranya, Tiongkok yang tumbuh 12,2 persen, Amerika Serikat 12,2 persen, dan India 20,1 persen.

    "Ini harus kita manfaatkan untuk mendorong peningkatan ekspor sebanyak-banyaknya," ucap Jokowi.

    Baca: Bioskop Buka Kamis 16 September

    Pemerintah juga berkomitmen terus meningkatkan level kemudahan berusaha. Reformasi perizinan sudah mulai berjalan melalui Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

    "Saya mengajak Bapak dan Ibu secara sigap memanfaatkan semua peluang ini. Kesehatan masyarakat terjaga dan ekonomi tumbuh secara berkelanjutan dan merata," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id