MKD Dahulukan Laporan Pencurian 21,5 Ton BBM Ketimbang Kasus Azis Syamsuddin

    Anggi Tondi Martaon - 25 Mei 2021 20:17 WIB
    MKD Dahulukan Laporan Pencurian 21,5 Ton BBM Ketimbang Kasus Azis Syamsuddin
    Wakil Ketua MKD Habiburokhman. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon



    Jakarta: Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mulai memproses pelaporan dugaan pelanggaran etik legislator. Mahkamah bakal memanggil sejumlah pihak.

    "Kita kemarin ada 11 perkara. Yang terdekat jelas bukan perkara Pak Azis (Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin)," kata Wakil Ketua MKD Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Mei 2021.

     



    Pihaknya bakal menindaklanjuti laporan atas dugaan pelanggaran etik Rahmat Muhajirin. Anggota DPR Fraksi Gerindra itu dilaporkan atas dugaan pencurian bahan bakar minyak (BBM).

    "Pelapor yang itu akan dipanggil minggu depan," ujar dia.

    Sebelumnya, mahasiswa Pemerhati MIGAS melaporkan Rahmat ke MKD. Pelaporan berawal dari pengungkapan kasus oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

    Rahmat diduga terlibat pencurian 21,5 ton BBM jenis solar. Kasus tersebut terjadi di single point mooring (SPM) PT Pertamina di perairan Tuban, Jawa Timur.

    Temuan tersebut juga ditindaklanjuti Fraksi Gerindra di DPR. Fraksi meminta keterangan dari Rahmat terkait kasus tersebut.

    (Baca: Keterlibatan Legislator dalam Pencurian 21,5 Ton BBM Didalami Polisi)

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id