comscore

Tim Seleksi Didesak Buka Daftar Riwayat Peserta Calon KPU-Bawaslu

Indriyani Astuti - 26 November 2021 18:16 WIB
Tim Seleksi Didesak Buka Daftar Riwayat Peserta Calon KPU-Bawaslu
ilustrasi/medcom.id
Jakarta: Pemerhati, pengawas, dan penggiat kepemiluan yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu meminta tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI periode 2022-2027 membuka daftar riwayat hidup para peserta. Anggota dari Divisi Kajian Indonesian Parliamentary Center Arif Adiputro mengatakan tim seleksi hanya mengumumkan informasi umum terbatas.

Seperti nama calon, profesi dan domisili mereka saat pengumuman kajian seleksi administrasi. Menurut Koalisi, keterbukaan dan transparansi tim seleksi diperlukan sehingga masyarakat dapat melakukan profilling rekam jejak para calon.
"Untuk seleksi jabatan publik, seharusnya dibuka. Apalagi masyarakat sipil yang ingin memberikan masukan terkait rekam jejak tidak terlepas dari profesi sebelumnya, latar belakang pendidikan, dan organisasi," kata Arif dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Jumat, 26 November 2021. 

Arif menyampaikan pada seleksi anggota lembaga kuasi negara lainnya, informasi pendidikan, daftar riwayat, dan pekerjaan para pendaftar dibuka pada publik. Koalisi menemukan ada 135 calon anggota KPU yang hanya dilampirkan daftar pekerjaan.

Sementara itu, Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Nurul Amalia mengatakan informasi terkait data diri peserta masih bersifat umum. Koalisi kesulitan melakukan pelacakan rekam jejak para calon.

Baca: Hindari Kecurangan, Tes Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu Terapkan Skrining Wajah

Padahal, ujar Amalia, masyarakat perlu mengetahui latar belakang para calon berkaitan dengan pengalaman di bidang kepemiluan ataupun tulisan dan karya mereka yang dipublikasi. "Masih banyak nama-nama yang sulit ditemukan melalui mesin pencari di internet," ucapnya.

Kemudian, Peneliti dari Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif M Ihsan Maulana menuturkan permintaan koalisi pada tim seleksi untuk membuka daftar riwayat hidup para peserta belum dijawab. Hingga sata ini, ada 630 peserta yang lolos seleksi administrasi, tapi hanya 587 peserta yang hadir pada seleksi tes tertulis dan makalah.

Kemudian pada hari kedua atau Kamis, 25 November 2021, saat tes psikologi peserta yang hadir berjumlah 583 orang. Menurut Ihsan, setelah seleksi tertulis dan psikologi, tim seleksi hanya akan memilih 48 orang dengan hasil tertinggi, 28 orang untuk anggota KPU dan 20 orang anggota Bawaslu.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id