PAN Minta Pengadaan Alpalhankam Rp1,7 Kuadriliun Dipikir Ulang

    Fachri Audhia Hafiez - 01 Juni 2021 07:11 WIB
    PAN Minta Pengadaan Alpalhankam Rp1,7 Kuadriliun Dipikir Ulang
    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay/Media Indonesia.



    Jakarta: Pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) senilai Rp1,7 kuadriliun diminta dipikirkan ulang. Terlebih, pengadaan itu menggunakan skema utang luar negeri.

    "Jangan sampai adanya permintaan yang berlebihan dari pengadaan alutsista itu, lalu kita menambah utang yang lebih besar," kata Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 31 Mei 2021.

     



    Saleh mengatakan negara jangan sampai dibebankan utang berlebihan dalam menelurkan sebuah program. Skala prioritas dalam menyusun program diminta dilakukan secara matang.

    "Kenapa? Karena anggaran kita itu misalnya kalau dari penarikan pajak selalu tiap tahun kurang dari target yang disampaikan pemerintah," ucap Saleh.

    Baca: Kemhan Ungkap Alasan Alpalhankam Rp1,7 Kuadriliun Dibiayai Utang Luar Negeri

    Anggota Komisi IX DPR ini juga mengingatkan pengadaan alpalhankam tidak menggangu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sekaligus, tak merecoki penganggaran program pemerintah lainnya.

    "Kalau ada permintaan untuk menaikan anggaran alutsista saya kira harus dikonsolidasikan secara baik," ujar Saleh.

    Dokumen rancangan perpres terkait alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI beredar di publik. Tercatat anggaran belanja senjata itu senilai US$ 124.995.000.000 atau setara Rp1,7 kuadriliun.

    Pembiayaan alutsista tersebut berasal dari pinjaman luar negeri. Dokumen itu juga mencatat rencana belanja alutsista hingga 2044.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id