Pengaruh Kurs Dolar Terhadap Biaya Haji Tak Bisa Dibendung

    Anggi Tondi Martaon - 11 April 2021 03:00 WIB
    Pengaruh Kurs Dolar Terhadap Biaya Haji Tak Bisa Dibendung
    Foto udara memperlihatkan Ka'bah dan Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi. Foto: AFP



    Jakarta: Panitia Kerja (Panja) dari Komisi VIII dan Kementerian Agama (Kemenag) menekan sejumlah faktor penambahan iuran Haji 1422 Hijriah/2021 Masehi. Namun, ada beberapa faktor lain yang sulit dicarikan solusi.

    "Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Itu yang tidak bisa dibendung," kata anggota Panja Haji 2021 John Kenedy Azis kepada Medcom.id, Sabtu, 10 April 2021.






    Politikus Golkar itu menyebutkan nilai tukar ini berdampak besar terhadap penaikan biaya haji. Seperti perbandingan nilai tukar pada 2020 dengan 2021.

    Baca: Garuda Indonesia Tawarkan Biaya Penerbangan Haji Lebih Murah

    Dia menyebut nilai tukar rupiah terhadap dolar berkisar Rp13.700 per dolar pada 2020. Namun, saat ini mencapai Rp14.615 per dolar per 10 April 2021.

    "Ini yang membuat kita agak terkendala menekan seminimal mungkin (penaikan biaya Haji 2021)," ungkap dia.

    Selain itu, penerapan protokol kesehatan di Arab Saudi. Di antaranya, pembatasan penempatan jemaah di penginapan.

    Dia menyebutkan dalam kondisi normal satu kamar hotel ditempati empat hingga enam jemaah. Namun, penempatan itu berpotensi besar dikurangi untuk mendukung physical distancing.

    "Karena distance jadi bertiga atau berdua. Ini akan menjadi (penyebab penaikan)," sebut dia.

    Namun, khusus penginapan ini Panja Haji 2021 bakal terus mengakali agar penaikan iuran haji lebih ditekan. Sehingga, tidak memberatkan jemaah.  

    "Kami semaksimal mungkin biaya haji tidak akan naik," ujar dia.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id