Sejumlah Daerah Disebut Terkendala Anggaran Mengikuti PON Papua

    Anggi Tondi Martaon - 01 April 2021 13:12 WIB
    Sejumlah Daerah Disebut Terkendala Anggaran Mengikuti PON Papua
    Ketua DPD La Nyalla Mattalitti (kiri). Medcom.id/Anggi Tondi Martaon



    Jakarta: Sejumlah daerah terkendala mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. PON bakal digelar Oktober 2021.

    "Informasi yang saya terima, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Riau telah menyatakan keberatan karena keterbatasan anggaran biaya transportasi dan akomodasi kontingen," kata Ketua DPD La Nyalla Mattalitti dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan PON di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 April 2021.






    La Nyalla mengungkapkan kedua daerah itu belum menganggarkan pembiayaan transportasi dan akomodasi PON pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Sebab, daerah-daerah itu beranggapan pesta olahraga nasional terbesar di Indonesia itu diundur ke 2022.

    "Ternyata, Pak Presiden (Joko Widodo) tetap menginginkan tahun 2021 ini terlaksana PON, otomatis yang tidak mengajukan anggaran (di APBD 2021) keberatan," ungkap dia.

    (Baca: Usulan Anggaran PON Papua Mencapai Rp1,6 Triliun)

    Dia menyebut salah satu upaya untuk mengatasi kendala tersebut dengan perubahan aturan. Yakni mengubah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perubahan APBD.

    La Nyalla mengatakan pemerintah daerah tidak bisa menunggu jadwal perubahan anggaran yang biasanya dilakukan pada September. Sebab, terlalu mepet dengan jadwal PON.

    Dia tak ingin kendala anggaran ini membuat penyelenggaraan PON ke-XX tidak sukses karena tidak diikuti semua provinsi. "Kalau pesertanya engga ada gimana? Makanya kita cari jalan, Insyaallah sukses," ujar dia.

    DPD menginisiasi Rakor yang dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mencari solusi kendala anggaran tersebut. Hal ini penting agar upaya pengadaan anggaran tidak terjerat hukum.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id