NasDem Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat NTT Lewat Sektor Pertanian

    Anggi Tondi Martaon - 13 November 2020 15:37 WIB
    NasDem Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat NTT Lewat Sektor Pertanian
    Tenaga Ahli Rachmat Gobel, Ajeng Kusuma menyerahkan bantuan 2 ton pupuk untuk petani di Mala Masu dan Radawea, Kabupaten Ngada, NTT/Istimewa.
    Jakarta: Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya itu difokuskan melalui sektor pertanian.

    Politikus NasDem itu tidak bekerja sendirin, dia berkolaborasi dengan anggota Komisi IV dari Fraksi NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat. "Harapan besar dari Pak Rachmat Gobel dan Ibu Julie fokusnya pada pengembangan pertanian bisa meningkatkan produktivitas masyarakat (NTT)," kata Tenaga Ahli Rachmat Gobel, Ajeng Kusuma, dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 November 2020.

    Baca: NTT Targetkan Padat Karya Pertanian Serap 1.505 Pekerja

    Berbagai upaya telah dilakukan mewujudkan hal tersebut. Di antaranya, mengadakan demonstrasi plot (demplot) pertanian di aera persawahan Mala Masu dan Radawea Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, NTT. Penyuluhan itu didukung penyerahan 2 ton pupuk untuk petani di masing-masing desa.

    Selain itu, pengembangan sektor pertanian di NTT ini berkolaborasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim). Para petani bakal diberikan pendampingan mulai dari pengembangan lahan hingga panen. Pengawalan diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani.  

    Sementara itu, Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Patrisius Neu, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Dia berharap bantuan ke depan difokuskan pada perbaikan saluran irigasi dan jalan inspeksi pertanian. 

    Menurut dia, saluran primer perairan di Mala Masu mengalami kerusakan mencapai 80 persen. Akibatnya, petani tidak mampu mengolah lahan pertanian secara maksimal.

    Patrisius menyebut saat ini petani hanya mampu mengelola 150 dari 300 hektare sawah. Separuhnya hanya bisa diolah petani di musim penghujan, karena terbatasnya ketersediaan air.

    "Untuk itu kami minta bantuan penambahan debit air dengan membangun bendungan di kali Mae Meze" kata Patrisius. 

    Sementara itu, Kasubdit OP Wilayah II Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Eka Nugraha Abadi, menyampaikan pihaknya akan memperjuangkan keluhan petani. Perbaikan diharapkan irigasi air tersebut mendapat dukungan dari DPR.

    "Apalagi disini ada unsur pemerintah dan ada lembaga legislatif DPR RI ada disini juga melalui utusan khusus," kata Eka. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id