Ulah Stafsus Jokowi Dinilai Merusak Nama Baik Generasi Milenial

    Anggi Tondi Martaon - 11 November 2020 21:40 WIB
    Ulah Stafsus Jokowi Dinilai Merusak Nama Baik Generasi Milenial
    Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago. MI/Istimewa
    Jakarta: Kesalahan staf khusus (stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan. Ulah mereka berdampak pada kelompok yang mereka wakili, anak muda Indonesia.

    "Dari beberapa kasus yang terjadi selama ini justru merusak nama baik kaum milenial," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago kepada Medcom.id, Rabu, 11 November 2020.

    Hal ini akhirnya menjadi bumerang bagi Presiden Jokowi. Apalagi, kesalahan yang dilakukan dinilai menyalahgunakan kewenangan mereka.

    Salah satunya langkah stafsus milenial Aminuddin Ma'ruf yang mengirim surat perintah kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Surat tersebut berisikan perintah agar Dema PTKIN mengikuti pembahasan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Sebenarnya itu buka kerja mereka (membuat surat)," ungkap dia.

    Baca: Stafsus Milenial Aminuddin Dinilai Bertindak Kebablasan

    Tak heran keberadaan stafsus milenial ini dipertanyakan. Sebab, tidak rincian yang jelas terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) hingga evaluasi kinerja saat membantu Presiden Jokowi.

    "Seperti hanya menerima gaji buta dan itu seperti jabatan yang menghibur kaum milenial aja," kritik Pangi.

    Kinerja stafsus milenial kembali menuai kritik. Teranyar, surat Aminuddin ke Dema PTKIN dipermasalahkan oleh Ombudsman RI. Bahkan, lembaga negara tersebut meminta Kepala Negara mengevaluasi stafsus milenial tersebut.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id