Gus Muhaimin: PKB Hadir Ingin Menjadi Solusi

    Medcom - 23 Juli 2021 23:40 WIB
    Gus Muhaimin: PKB Hadir Ingin Menjadi Solusi
    Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: Dok/Istimewa



    Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Doa Bersama dan Syukur 23 Tahun Melayani Bangsa secara virtual, Kamis, 23 Juli 2021.

    Ketua Umum DPP PKB H Muhaimin Iskandar mengungkapkan rasa syukur, bahagia dan bangga jika hari ini bertepatan 23 tahun PKB berkiprah, mengabdi dan melayani Indonesia.

     



    PKB dideklarasikan oleh para ulama dan kiai 23 tahun silam. Terutama oleh Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (NU) seperti KH Ilyas Ruhiat, KH Abdurrahman Wahid, KH Mustofa Bisri, KH Munasir Ali, KH Muchit Muzadi, termasuk yang ikut membantu di antaranya KH Dimyati Rois, dan KH Said Aqil Siradj.

    "Para Deklarator PKB adalah orang-orang mulia dan tanpa pamrih, tanpa niat untuk dirinya. Partai ini dilahirkan dengan ketulusan dan komitmen serta cita-cita," kata Gus Muhaimin, sapan akrabnya, Jumat, 23 Juli 2021.

    Baca juga: Dapat Predikat Partai Besar, Gus Ami Pede PKB Raih 100 Kursi di Pemilu 2024

    Hal inilah yang membuat PKB tumbuh dan kuat secara natural dan murni dalam denyut perjuangan ke-Islam-an, kebangsaan dan keindonesiaan. Komitmen inilah, kata Gus Muhaimin, akan membuat PKB kokoh, abadi dan tidak goyah oleh keadaan apapun.

    "PKB akan hadir menjadi solusi, PKB akan jadi kekuatan terakhir untuk jadi solusi," kata Wakil Ketua DPR RI ini.

    Selain rasa syukur, hari ini kata Gus Muhaimin, seluruh kader PKB harus memberikan penghormatan dan kecintaan kepada seluruh pendiri PKB yang telah meninggal dan yang masih setia mendampingi PKB saat ini.

    Tanggung jawab kader PKB saat ini tidaklah ringan karena harus membuktikan jika partai ini telah dijalankan sesuai dengan cita-cita yang dimandatkan yaitu jadi solusi.

    Baca juga: Said Aqil Sindir Perolehan Kursi PKB di Parlemen pada Pemilu 2019

    PKB terus berkiprah dalam setiap level keputusan kebijakan pemerintah, baik dalam bentuk produk politik maupun aktivitas yang berwujud komitmen dan tanggung jawab.

    "Kepedulian kader-kader PKB menunjukkan jika tanggung jawab dan komitmen itu terus terjaga," katanya.

    Penegasan komitmen ini membuat elektoral PKB semakin baik dan menduduki posisi tiga besar dan meninggalkan posisi sebagai partai papa atas.

    "Ini terjadi karena komitmen kita kepada pendiri partai, kepada bangsa dan tanah air dalam wujud keputusan politik, undang-undang, APBN, APBD dan seluruh kebijakan eksekutif," katanya.

    Gus Muhaimin juga berterima kasih dan rasa cinta kepada kader-kader PKB yang istiqomah dan menunjukkan kiprah dan kepedulian yang nyata di masyarakat.

    PKB saat ini jadi partai pengelola pemerintahan yang miliki dua sisi yaitu pertama, PKB miliki tanggung jawab dan diuji oleh rakyat dengan menelorkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

    "Sisi lain, jika pemerintahan ini gagal, posisi PKB bisa termasuk jadi partai yang gagal. Karena itu pandai-pandailah berperan. Jika pemerintah gagal tangani pandemi ini, PKB harus jadi pendorong untuk kesuksesan," katanya.

    PKB harus sukses menangani pandemi covid-19 meski secara politik belum signifikan. Namun di sisi lain, PKB harus jadi penyeimbang dan solusi.

    Gus Muhaimin pun mendorong partisipasi keterlibatan masyarakat untuk mengambil peran saat pemerintah kesulitan dalam penanganan pandemi covid-19 ini.

    "Contohnya, vaksinasi ini. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan. Kebijakan Pemerintah harus melibatkan seluruh arah," katanya.

    Selama 23 tahun, PKB telah mewarnai sistem demokrasi Indonesia. Artinya semakin dekat untuk lakukan evaluasi sistem demokrasi pada 25 tahun perjalanan PKB.

    "Kita tambal yang keropos. Kita ubah menjadi perbaikan dan penyempurnaan sistem demokrasi kita," kata Gus Muhaimin.

    Pada momentum ini, kata dia, PKB bakal terus memperkuat dan memperbanyak kader-kader militan dan tangguh yang siap untuk isi jabatan publik.

    Kapasitas dan kemampuan kader PKB di usia ke-23 tahun ini mutlak harus dilakukan, perubahan etos dan mental agar politikus PKB siap hadapi seluruh perubahan dan tantangan seluruh zaman.

    "Karenanya mempersiapkan diri Anda untuk hadapi tantang dan era yang benar-benar berubah dan sulit," kata pria asal Jombang ini.

    PKB, kata Gus Muhaimin, harus menang di Pemilu 2024 dengan target raihan minimal 100 kursi. "PKB menang Indonesia maju, PKB menang Indonesia sejahtera," pungkasnya.

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id