Draf RUU Ibu Kota Baru Diserahkan Pekan Depan

    Damar Iradat - 17 Januari 2020 16:19 WIB
    Draf RUU Ibu Kota Baru Diserahkan Pekan Depan
    Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro
    Jakarta: Presiden Joko Widodo memastikan draf rancangan undang-undang (RUU) tentang ibu kota baru sudah rampung. Draf tersebut akan dikirimkan ke DPR berbarengan dengan penyerahan draf omnibus law, pekan depan.

    "Draf UU ibu kota sudah rampung. Minggu depan saya harapkan, insyaallah kita sampaikan kepada DPR," kata Jokowi saat berdialog dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2020.

    Menurut Jokowi, RUU ibu kota baru juga mengatur soal pembentukan Badan Otorita Ibu Kota. Sementara itu, terkait pemerintahan ibu kota baru kemungkinan masih berada di bawah Provinsi Kalimantan Timur.

    Namun, kata Jokowi, hal itu masih bisa berubah. Pasalnya, posisi pemerintahan ibu kota baru masih akan dibahas lebih lanjut di DPR.

    "Tentunya tidak seperti organisasi-organisasi yang sudah ada di sini. Artinya itu kota administratif," tuturnya.

    Jokowi mengaku masih mencari sosok yang akan memimpin badan otorita. Mantan Wali Kota Solo itu menyebut calon kepala badan otorita harus mengerti masalah keuangan global, tata kota, dan memiliki jaringan internasional.

    Pemerintah bakal memindahkan ibu kota ke sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

    Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare. Nantinya ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan, serta klaster riset dan teknologi.

    Proses pembangunan ibu kota baru ini akan membutuhkan dana sedikitnya Rp466 triliun. Dari jumlah itu, porsi APBN mencapai Rp89,4 triliun atau sebesar 19,2 persen. Sisanya, mengandalkan KPBU sebesar Rp253,4 triliun atau 54,5 persen, swasta termasuk BUMN sebesar Rp123,2 triliun atau 26,4 persen.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id