Caketum Terbuka untuk Semua Kader Golkar

    Arga sumantri - 29 November 2019 18:49 WIB
    Caketum Terbuka untuk Semua Kader Golkar
    Ketua Penyelenggara Munas Partai Golkar Melchias Markus Mekeng. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Ketua Penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar Melchias Markus Mekeng akan menampung semua pendaftar calon ketua umum (caketum). Panitia tak memasang kuota. 

    "Kami bawa mereka nanti berkontestasi pada saat sudah diputuskan mekanismenya langsung atau memakai surat dukungan," kata Mekeng di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat, 29 November 2019. 

    Menurut dia, mekanisme pemilihan ketum Golkar akan diputuskan dalam forum munas. Ia membantah suara yang menyebut adanya kewajiban para calon ketum Golkar mengantongi minimal 30 persen dukungan.

    "Biarkan mereka yang memutuskan mau pakai surat dukungan atau mau masuk ke dalam bilik suara untuk menentukan 30 persen tersebut," ujar dia.

    Mekeng menjelaskan, syarat 30 persen dukungan secara tertulis bukan diterapkan saat mendaftar sebagai bakal calon ketum. Hal ini hanya sebatas syarat admininstrasi untuk menjadi kandidat ketum di forum munas.

    "Jadi, diputuskan mekanisme mau langsung pakai surat atau di bilik suara, biar pemilik suara yang memutuskan supaya partai ini kondusif, partai ini tetap bersatu untuk ke depan," tutur dia.

    Eks Wakil Bendahara Umum Partai Golkar itu menuturkan kesepakatan ini sudah diketok saat rapat pleno Golkar. Ia menganggap wajar apabila ada yang punya persepsi berbeda. Masalah ini dianggap dinamika organisasi biasa di partai politik.

    "Saya sebagai panitia penyelanggara tentunya menginginkan bahwa semua yang menyalurkan itu bisa ditampung dan kita mencari jalan terbaik untuk partai ini," ungkap dia. 

    Sementara itu, politikus Golkar Indra Bambang Utoyo heran dengan syarat pencalonan yang ditetapkan Komite Pemilihan Ketum Munas Golkar. Berkaca pada Munas Bali pada 2016, proses dukungan dilakukan secara tertutup.

    "Tiba-tiba ada syarat dukungan 30 persen sekarang, siapa yang bisa punya waktu penggalangan. Menyebut nama seseorang untuk sesuatu yang formal lazimnya tertutup," kata Indra, yang telah mendeklarasikan maju sebagai caketum. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id