PDI Punya Keinginan Kuat Memasukkan Gerindra ke Koalisi

    Yurike Budiman - 15 Oktober 2019 06:04 WIB
    PDI Punya Keinginan Kuat Memasukkan Gerindra ke Koalisi
    Ray Rangkuti menyebut PDI Perjuangan punya keinginan kuat agar Gerindra bisa masuk dalam struktur kabinet. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman.
    Jakarta: Pascapilpres, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah bertemu dengan sejumlah ketua umum partai koalisi, salah satunya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Pertemuan kedua tokoh itu disebut-sebut membahas kesiapan Prabowo bila nantinya dibutuhkan dalam Pemerintahan Joko Widodo.

    Menanggapi hal itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mengatakan PDI Perjuangan punya keinginan kuat agar Gerindra bisa masuk dalam struktur kabinet. Bahkan ia tak mengira bila Gerindra bisa begitu cepat masuk dalam koalisi pemerintah bersamaan dengan Partai Demokrat.

    "Tersisa dua parpol di luar (oposisi) yaitu PKS dan PAN. Ini juga terlihat bukan rancangan Pak Jokowi tapi ini lebih karena PDI punya keinginan kuat memasukkan Gerindra dalam struktur kabinet ini dan Presiden tidak bisa apa-apa kecuali menerimanya," kata Ray dalam sebuah diskusi di kantor Formappi, Senin, 14 Oktober 2019.

    Di samping itu, ia juga mengatakan PDI Perjuangan terlihat ragu untuk memasukkan Demokrat dalam koalisi. "PDI kelihatan agak keberatan dengan Demokrat dan Presiden juga sekarang agak ragu-ragu untuk memasukkan Demokrat masuk ke dalam koalisi," ujarnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Formappi I Made Leo Wiratma khawatir bila daya kritis di parlemen kelak akan berkurang. "Bagaimana pemerintah bisa kuat kalau hampir semua parpol memposisikan diri sebagai koalisi pemerintah," ungkap Leo.

    Ia berharap masuknya Gerindra dan Demokrat sebagai koalisi hanya sebatas isu belaka. "Mudah-mudahan isu kedua partai tersebut akan merapat ke pemerintah itu hanya isu, sehingga memang ada satu oposisi yang bisa bersuara bukan hanya asal berbeda tapi memberikan satu perimbangan yang memberikan daya kritis pada kebijakan pemerintah," tutup dia.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id