RUU HIP Mesti Dicabut dari Prolegnas 2020

    Antara - 18 Juli 2020 21:47 WIB
    RUU HIP Mesti Dicabut dari Prolegnas 2020
    Ilustrasi RUU HIP. MI
    Jakarta: Plt Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Saleh Partaonan Daulay menilai Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) sebaiknya dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020. Ini untuk menghindari polemik lebih luas.

    "Masyarakat menuntut RUU HIP segera dicabut dari Prolegnas, andaikata tetap dilanjutkan namun dengan mengubah judul dan substansi maka saya khawatir tidak menyelesaikan masalah," kata Saleh kepada Antara di Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Dia menilai pemerintah dan DPR perlu duduk bersama mengevaluasi RUU HIP. Saleh khawatir bila RUU HIP hanya mengganti judul dan substansi akan tetap ditolak masyarakat.

    "Itu akan menghabiskan energi masyarakat karena berpolemik, berdebat, dan beradu argumentasi di ruang diskusi dan ruang publik, itu tidak baik," ujar dia.

    Saleh mengusulkan bila ingin membuat payung hukum bagi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) lebih baik mencabut dahulu RUU HIP. Kemudian, mengajukan RUU BPIP.

    (Baca: Pemerintah Dinilai Salah Langkah terkait RUU HIP)

    Setelah itu, masyarakat perlu diberikan pemahaman terkait RUU BPIP agar memahami substansinya. "Kalau tidak seperti itu, masyarakat akan tetap terus memprotes dan itu bisa menghabiskan energi kita," kata dia.

    Anggota Komisi IX DPR itu bercerita sempat mendapat pertanyaan dari masyarakat terkait masih adanya RUU HIP di Prolegnas 2020. Dia menilai hal ini menandakan penjelasan Menteri Koorinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) dan pimpinan tidak menyelesaikan masalah.

    "Bagi masyarakat yang penting RUU HIP dikeluarkan dari Prolegnas, karena di Prolegnas 2020 masih ada RUU HIP," tutur dia.

    Saleh meminta pemerintah mengkomunikasikan kepada masyarakat terkait perubahan RUU HIP menjadi RUU BPIP. Sebab, masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses legislasi.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id