Pasal Penjerat PSK yang Dijebak Andre Salah Kaprah

    Anggi Tondi Martaon - 06 Februari 2020 14:16 WIB
    Pasal Penjerat PSK yang Dijebak Andre Salah Kaprah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Komnas Perempuan menyebutkan pasal penjerat untuk menahan NN, perempuan diduga pekerja seks komersial (PSK) yang dijebak politikus Gerindra Andre Rosiade, tidak tepat. NN disangkakan melanggar Undang Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    "Kalau dalam UU ITE itu kan sebenarnya deliknya adalah penyebar luasan konten pornografi," kata Komisioner Perempuan Bahrul Fuad kepada Medcom.id, Kamis, 6 Februari 2020.

    NN saat digerebek tidak dalam posisi menyebarluaskan konten pornografi. Dia sedang bertransaksi dengan laki-laki yang memakai 'jasa' yang dijajakannya.

    Fuad juga mengkritisi oknum pengguna jasa NN tidak ditahan. Padahal, pihak kepolisan harus menahan oknum tersebut untuk dimintai keterangan.

    "Justru yang harus ditangkap ialah laki-lakinya, dan harus ditelusuri proses pemesanan hingga dia datang," sebut dia.

    Fuad menyebutkan bahwa pihaknya akan memberi bantuan dan pendampingan hukum kepada NN. Perempuan tersebut ditahan di Mapolres Kota Padang.

    "Kalau ada penahanan harus dilepaskan," ujar dia.

    Pasal Penjerat PSK yang Dijebak Andre Salah Kaprah
    Politikus Gerindra Andre Rosiade. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

    Andre mengakui menjebak seorang PSK di Kota Padang yang beberapa waktu lalu ditangkap dan kini ditahan di Mapolres Kota Padang. Dia berdalih upaya tersebut bagian dari strategi pengungkapan kasus yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Padang.

    "Saya perlu jelaskan bahwa betul penjebakan itu, tapi dilakukan bekerja sama dengan kepolisian Kota Padang. Jadi bukan tindakan pribadi saya," kata Andre saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
     
    Belakangan PSK berinisial NN yang tertangkap itu buka suara. Dia mengaku keberatan karena sesaat sebelum dilakukan penangkapan, dia sempat 'melayani' orang suruhan Andre untuk menjebaknya.
     
    Aksi Andre ini menuai kritikan pedas dari Komnas Perempuan. Andre dinilai telah memanipulasi perempuan dengan memperlakukan layaknya barang kejahatan. Apalagi, pria yang sengaja menjebak dan sempat memakai jasa PSK tersebut tak ikut ditangkap kepolisian.
     
    "Kasus ini kan mirip yang dialami Vanessa dan perempuan jadi korban. Dia dimanipulasi. Dia tidak diberi pilihan membela diri. Apakah perempuan yang dijebak itu barang seperti narkoba?" kata Komisioner Komnas Perempuan Mariana, saat dihubungi, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id