Pembentukan Badan Cadangan Pangan Strategis Tidak Diperlukan

    Anggi Tondi Martaon - 25 Juni 2020 14:04 WIB
    Pembentukan Badan Cadangan Pangan Strategis Tidak Diperlukan
    Ilustrasi cadangan pangan nasional - - Medcom/Daviq Umar Al Faruq
    Jakarta: Rencana Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas membentuk badan cadangan pangan strategis ditentang. Pembentukan badan itu dinilai tidak diperlukan.

    "Ada lembaga yang sudah profesional, (Perum) Bulog," kata Anggota Komisi IV DPR Suhardi Duka di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

    Politikus Partai Demokrat itu menilai pembentukan badan baru itu menafikan lembaga yang sudah ada. Menurut dia, kinerja Bulog sudah bagus.

    "Kalau toh sekarang ada kekecewaan terhadap peran Bulog, karena memang tidak dikasih peran, dan anggaran," ungkap dia.

    Dia menyarankan pemerintah memperkuat Bulog. Penguatan itu harus diikuti dengan pengawasan.

    "Yang penting jangan ada kepentingan koorporasi yang masuk mengambil keuntungan di Bulog," ujar dia.

    Dia juga mengkritisi alasan pembentukan badan cadangan pangan strategis tersebut, yaitu memaksimalkan produksi pangan. Menurut dia, peran tersebut sudah diambil Kementerian Pertanian (Kementan).

    "Kalau dibawa ke institusi yang lain, apa gunanya Kementan," ujar dia.

    Baca: Badan Cadangan Pangan Strategis akan Dikelola Militer

    Pemerintah berencana membentuk badan cadangan pangan strategis yang dikelola militer. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat sistem ketahanan pangan nasional.

    "Bahkan kita mencoba susun sebuah (badan) cadangan strategis pangan yang sedang dipikirkan adalah ada lembaga, badan cadangan pangan strategis nasional," kata Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id