comscore

Politikus Atau ASN Boleh Menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara

Anggi Tondi Martaon - 18 Januari 2022 17:06 WIB
Politikus Atau ASN Boleh Menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara
Desain istana negara di Kalimantan Timur. Instagram/Nyoman Nuarta.
Jakarta: Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) Nusantara tidak mengatur spesifik latar belakang kepala otorita. Pengelola IKN Nusantara boleh berlatar belakang politikus maupun aparatur sipil negara (ASN).

"Di UU itu (IKN Nusantara) enggak diatur khusus apakah boleh atau tidak partai politik (politikus), ASN segala macam. Itu bebas saja," kata Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.
Ketentuan tersebut dibuat karena pansus dan pemerintah sepakat penunjukan kepala otorita berbeda dengan kepala daerah. Sebab, penunjukan pengelolaan kepala otorita tidak melalui pemilihan.

"Karena ditetapkan oleh Presiden, diangkat oleh Presiden, dikonsultasikan ke DPR," tutur Ketua Komisi II itu.

Selain itu, posisi IKN Nusantara setingkat kementerian. Sehingga, program dan perencanaan anggaran diatur DPR.

"Dan ingat, nanti itu posisinya setingkat dengan kementerian," sebut dia.

Namun, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi kepala otorita IKN Nusantara. Di antaranya memiliki visi dan misi yang sama dengan RI 1 terkait pemindahan IKN.

Selanjutnya, memiliki pengalaman terkait perencanaan tata kota. Kepala otorita juga harus paham terkait skema pembiayaan pembangunan IKN.

"Dan tentu orang yang berintegritas," ujar politikus Golkar itu.

Selain itu, kepala otorita mesti memiliki sinergi dengan pemerintah dan swasta. Dia menyerahkan pemilihan tersebut kepada Presiden Joko Widodo sebagai pemegang kuasa penuh penunjukan kepala otorita.

Baca: Jokowi Sebut 4 Kandidat Pemimpin Ibu Kota Negara Nusantara, Siapa Saja?
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id