uu md3  

Revisi UU MD3 tak Cerminkan Parlemen Modern

Intan Yunelia - 13 Februari 2018 19:54 wib
Ilustrasi: DPR. Foto: Antara.
Ilustrasi: DPR. Foto: Antara.

Jakarta: Ketua Fraksi NasDem di DPR Johnny G Plate menilai revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) tak dibentuk untuk memperbaiki parlemen. NasDem pun menolak tegas keseluruhan revisi ini. 

"Pasal-pasal tidak didesain menuju dalam rangka roadmap parlemen yang modern,” kata Johnny di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Menurut dia, sebagian pasal dalam aturan itu bermasalah. Dia pun menegaskan proses politik di Indonesia tidak boleh berada di bawah oligarki kekuasaan. 

“Ada mungkin pasal yang berguna, tetapi harus dielaborasi lebih lanjut,” jelas dia. 

Baca: Ruang Negosiasi DPR dengan Penegak Hukum Dinilai Semakin Terbuka

Sekretaris Jenderal Partai NasDem ini mencontohkan yang dibutuhkannya adalah badan ahli di dalam Badan Legislasi (Baleg) DPR. Badan ahli itu diharap mampu meningkatkan kinerja legislasi.

Fraksi Partai NasDem memutuskan walk out dalam rapat paripurna pengesahan Revisi UU MD3 menjadi undang-undang. NasDem menilai revisi itu pragmatis demi memuluskan kepentingan kelompok tertentu.





(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.