Setiap Pembentukan UU Diharapkan Menginternalisasi Nilai-nilai Pancasila

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Juni 2021 12:27 WIB
    Setiap Pembentukan UU Diharapkan Menginternalisasi Nilai-nilai Pancasila
    Penandatanganan nota kesepahaman antara BPIP dan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meneken nota kesepahaman dengan DPR. Langkah ini diharapkan semakin menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap pembentukan undang-undang (UU).

    "Saya berharap dapat mewujudkan kerja sama yang baik dalam rangka institusionalisasi dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan peraturan perundang-undangan," kata Kepala BPIP Yudian Wahyudi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 21 Juni 2021.

     



    Yudian menuturkan nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan UU bisa dimulai dari perencanaan. Lalu, penyusunan, pembahasan, serta evaluasi undang-undang.

    Evaluasi meliputi penelitian, pengkajian, sosialisasi, dan kegiatan lainnya dalam rangka penguatan nilai-nilai Pancasila. Sehingga, nilai-nilai Pancasila bisa diaktualisasikan dalam setiap instrumen peraturan perundang-undangan.

    (Baca: BPIP: Pancasila Melindungi Masyarakat)

    "Dengan demikian akan terjalin kolaborasi yang kokoh dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila berdasarkan semangat gotong royong sesuai tugas dan fungsi DPR dan BPIP," ucap Yudian.

    Ketua DPR Puan Maharani menyambut baik nota kesepahaman tersebut. Puan menyebut terdapat tantangan bagi pembentuk peraturan perundang-undangan, yakni bagaimana menempatkan Pancasila bisa teraktualisasi dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan.

    "Di samping tidak bertentangan dengan Pancasila norma-norma yang dibuat harus menjiwai dan mencerminkan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila," ucap Puan.

    Politikus PDI Perjuangan itu menilai perlu meninjau ulang nilai-nilai Pancasila di setiap rancangan undang-undang yang diusulkan DPR maupun pemerintah. Hal itu untuk menjamin tidak ada norma yang bertentangan dengan Pancasila.

    "Bahwa semangat dari nota kesepahaman ini adalah untuk memastikan ada napas Pancasila dalam setiap peraturan perundang-undangan yang akan lahir dari Gedung Senayan ini," ujar Puan.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id