NasDem: Pajak Sembako dan Sekolah Tekan Daya Beli Publik

    Fachri Audhia Hafiez - 14 Juni 2021 08:14 WIB
    NasDem: Pajak Sembako dan Sekolah Tekan Daya Beli Publik
    Pedagang menunggu datangnya konsumen di Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 1 September 2020. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto



    Jakarta: Fraksi NasDem di DPR menolak keras rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap sembilan bahan pokok (sembako) dan sekolah. Kebijakan itu bakal berdampak langsung kepada kehidupan publik.

    "Semakin membebani ekonomi rakyat dan membuat daya beli masyarakat semakin tertekan," kata anggota Komisi XI DPR dari Fraksi NasDem Fauzi H Amro dalam keterangan tertulis, Senin, 14 Juni 2021.

     



    Menurut dia, pajak sembako dan sekolah menyulitkan masyarakat. Pemerintah, kata dia, semestinya menghadirkan kebijakan yang meringankan beban rakyat.

    Baca: NasDem Tegas Menolak Kenaikan Pajak Sembako dan Sekolah

    Dia menilai bila sembako dikenai pajak, otomatis harga barang-barang di tingkat konsumen ikut naik. Di sisi lain, daya beli masyarakat dibutuhkan dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19.

    "Kebijakan ini sangat tidak tepat dilaksanakan saat ini, mengingat masyarakat masih dihadapkan pada kesulitan ekonomi akibat pandemi covid-19," ucap Fauzi.

    Fauzi mendesak pemerintah menarik draf revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang mencantumkan pengenaan PPN bahan pokok dan biaya pendidikan. Beleid itu dinilai berpotensi meningkatkan angka kemiskinan.

    "Kami sebagai wakil rakyat akan menolak jika ketentuan pajak tersebut membebani masyarakat," tegas Fauzi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id